Sejumlah Lahan Hibah Di Morotai Selatan Belum Dilunasi

Sekda Pulau Morotai, Muhammad Kharie

MOROTAI-PM.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, dikabarkan telah menghibahkan lahan milik masyarakat Morotai kepada sejumlah instansi vertikal di kompleks Muhajirin Baru Kecamatan Morotai Selatan (Morsel). Hibah itu dalam rangka pembangunan sejumlah perkantoran.

Hanya saja, dibalik hibah lahan terhadap instansi pemerintah yang dilakukan oleh Pemkab Morotai sekitar 2 tahun lalu itu, ternyata masih menyisahkan hutang kepada pemilik lahan. Misalnya, terjadi pada keluarga Binasan Bobohena yang lahannya masih ditunggak oleh Pemkab Pulau Morotai.

Firman Boboleha anak dari Binasan Boboleha mengungkapkan, Pemda Morotai dan pihaknya bersepakat bahwa lahannya dibeli Pemda Morotai dengan harga 1,4 miliar, hanya saja, sampai saat ini, Pemda Morotai baru membayar 300 juta rupiah, sedangkan sisanya senilai Rp 1,1 miliar belum dilunasi.

"Rp 1,4 miliar, tapi baru bayar 300 juta."ucap Firman kepada Poskomalut.com, Rabu (27/1/2021)

Setelah pembayaran 300 juta usai, pihaknya kembali melakukan penagihan sisa hutang Pemda terhadap mereka. Namun, pihak Pemda Morotai beralasan tidak punya uang

"Sudah ulang-ulang kali kami tagih cuman alasanya belum ada doi,"jelasnya

Terkait hutang lahan Pemda Morotai terhadap masyarakat. Sekda Pulau Morotai, Muhammad M. Kharie, mengaku bahwa lahan masyarakat akan dibayar. Hanya saja, dengan menggunakan skala prioritas.

"Karena torang (kami) tidak sediakan tanah juga rata-rata untuk pembagunan, disini kan APBN, APBN itu persyaratan tanahnya harus siap sementara kondisi keua gan daerah ini, tidak bisa sekaligus dilunasi begitu makanya harus bertahap,"jelasnya

Soal berapa banyak tunggakan atau hutang lahan warga yang belum dilunasi oleh Pemda Morotai. Dirinya meminta agar wartawan bisa mengkonfirmasi ke bagian pemerintahan.

"datanya ada di pemerintahan"katanya singkat

Sementara Kabag Pemerintahan Pulau Morotai Sunardi Barakati, belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini ditayangkan.(Ota/red)

Komentar

Loading...