TERNATE-pm.com, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kota Ternate kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Kali ini SMA 2 Ternate mengirimkan dua siswa dan satu guru pembimbingnya ke Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Untuk mengikuti Pekan Pemuda Riset dan Inovasi Nasional (PIRN) sebagai agenda tahunan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dua siswa tersebut, yakni Daffa Karim dengan produk riset maupun inovasinya bio plastik dari labu kuning dan Nurmaya Baharuddin dengan produk robot pengangkut sampah di perairan. Serta guru yang juga mempunyai riset dan inovasi sekaligus pembimbing mereka, Iriany Hasan.

“Kegiatan tersebut akan digelar pada 10 sampai 17 Juli 2022. Mereka telah berangkat pada Ahad (10/7/202). ujar Kepala Sekolah (Kepsekl) SMA Negeri 2 Kota Ternate Sakina Bahmid saat ditemui awak media di sela acara pelepasan siswa dan guru pembimbing yang berlangsung di aula SMA 2, Jumat (8/7/2022).

Sakina menyampaikan, sebagai kepsek tentu mengharapkan para guru dan anak didik dapat terus berinovasi dalam berbagai kegiatan. Baik akademik maupun nonakademik. Sehingga pencapaian para siswa dan satu guru melalui penemuan robot pengangkut sampah perairan dan bio plastik tersebut, merupakan kebanggaan tersendiri bagi sekolah. Apalagi, dua siswa itu selama penelitian telah bekerja keras, meskipun hanya difasilitasi pihak sekolah dan orang tua seadanya.

“Saya bersyukur mereka bisa mengikuti program tersebut. Semoga bisa berhasil dalam kompetisi di tingkat nasional itu. Dan membawa nama baik Malut pada umumnya dan Ternate khususnya,” ucapnya.

Dia juga berterima kasih kepada para guru dan orang tua yang sudah membantu agar dua siswa tersebut bisa berangkat ke NTB. Serta pihak lain dalam hal ini para alumni yang menjadi stakeholder di Malut. Saat ini yang memberikan kontribusi untuk para siswa adalah Bupati Kabupaten Pulau Taliabu Aliong Mus yang juga alumni SMA 2 Ternate.

“Kami pihak sekolah sangat bersyukur dan berterima kasih atas kontribusi dari alumni, yakni Pak Bupati Taliabu Aliong Mus demi kemajuan pendidikan di SMA 2 Ternate. Semoga SMA 2 bisa menciptakan berbagai inovasi di tahun mendatang,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malut Adjwan Ade mengatakan, SMA 2 Ternate patut diberi apresiasi atas terobosan prestasi dalam bentuk karya ilmiah tersebut. Apalagi sampai berhasil tembus ke tingkat nasional.

Sehingga ini menjadi pemicu utama untuk mendorong sekolah lain dalam mengembangkan kegiatan ilmiah sesuai kondisi lingkungan di sekolah masing-masing. Sebab ini menandai bahwa Malut juga bisa bersaing dan sejajar dengan sekolah lain di luar sana.

“Dikbud mengapresiasi penuh pencapaian tersebut. Semoga siswa itu bisa tampil maksimal dan meraih kesuksesan. Kami juga akan memberikan dukungan baik materi atau semangat untuk mereka. Supaya bisa lebih bergairah dan bersemangat mengikuti ajang seperti ini,” tutupnya.