poskomalut, Pemerintah Kota Ternate memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di wilayahnya masih aman di tengah isu kelangkaan solar yang terjadi di sejumlah daerah di Maluku Utara.
Kepastian itu disampaikan Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar usai mengikuti rapat hearing bersama Pemprov Maluku Utara, BPH Migas, Pertamina, organisasi angkutan, dan pengelola SPBU di Kantor Gubernur, Senin (18/5/2026).
Rapat tersebut membahas kendala distribusi BBM subsidi, khususnya solar, yang belakangan dikeluhkan sopir lintas dan pengguna angkutan di beberapa wilayah Malut.
“Sampai saat ini Ternate masih biasa-biasa saja. Stok aman, baik Pertalite maupun Biosolar,” kata Nasri.
Nasri menyebut, lonjakan permintaan solar subsidi dipicu kenaikan harga Dexlite. Banyak pengguna kendaraan beralih ke solar subsidi, karena selisih harga yang cukup jauh.
Dalam rapat itu, BPH Migas juga menerima masukan terkait kebutuhan BBM subsidi di Malut dan akan mengkaji penyesuaian kuota.
Beberapa SPBU disebut sudah bersiap menyalurkan solar subsidi untuk membantu kebutuhan masyarakat.
Pemkot Ternate berharap tambahan kuota dari BPH Migas juga dialokasikan ke penyalur di Ternate agar kebutuhan masyarakat tetap terjaga beberapa bulan ke depan.


Tinggalkan Balasan