TERNATE-PM.com, Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate, Prof.Dr. Saiful Deni, S.Ag.M.Si. telah resmi menyandang gelar Guru Besar Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik setelah dilaksanakan pengukuhannya pada Selasa, (17/03/2020) di Royal’s Resto, Kelurahan Kalumpang, Kecamatan Ternate Tengah.
Acara pengukuhan dihadiri oleh, Wali Kota Ternate, Porkopimda, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ketua Majelis Diktilimbang PP Muhammadiyah, Rektor Universitas se-Kota Ternate, PJU UMMU dan Seluruh Dosen beserta tamu undangan lainnya.
Kepala LLDikti Wilayah XII, Dr. Muhammad Bugis dalam sambutannya mengatakan, acara pengukuhan yang dilaksanakan hari ini merupakan wujud prestasi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bersama antara UMMU Ternate dengan Lembaga Pendidikan Tinggi Maluk-Malut. Pada kesempatan tersebut juga, Ia juga mengajak seluruh peserta yang hadir agar dapat menjalin kebersamaan dan koordinasi yang baik agar dapat menghasilkan SDM yang Profesional.
“Saat ini Lembaga Pendidikan Tinggi sementara mengususlkan tiga orang tenaga pendidik untuk jabatan profesional guri besar, dua orang diantaanya berasal dari Universitas Kristen Indonesia Maluku dan satu orang dari Universitas Darusallam Ambon yang saat ini sedang mempersiapkan dokumen pengusulan Guru besar,” ungkapnya.
Ia juga berharap, Prof. Dr. Saiful Deni dapat melibatkan semua SDM yang berada di UMMU Ternate untuk bersama-sama membangun UMMU Ternate yang juga merupakan bagian dari tempat pengabdian bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Malut pada Umumnya dan Kota Ternate pada khusunya.
“Saya selaku Pimpinan Pegawai yang berada di lingkungan pendidikan tinggi wilayah XII berpesan agar, gelar yang baru didapatkan bisa digunakan sebaik mungkin untuk kepentingan bangsa guna mencerdaskan generasi bangsa yang berada di wilayah Malut,” tutupnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Saiful Deni , kepada poskomalut.com mengatakan, seluruhnya saat menjadi dosen tentunya memiliki keinginan tinggi untuk menjadi seorang Profesor atau guru besar. Menjadi seorang Profesor menurutnya memiliki tugas penting untuk menyebar luaskan ilmu pengetahuan dalam rangka kesejahteraan masyarakat sesuai dengan temuan-temuan atau descofer yang benar sesuai dengan jurusannya.
Ia menambahkan, sesuai dengan jurusannya yaitu Ilmu Administrasi Negara yang fokusnya pada bagaimana bres pemerintahan itu bisa berjalan dan Demokrasi pemerintahan itu bisa berjalan dan seterusnya.
“Jadi fokus saya ke situ, mulai dari bagaimana melayani masyarakat, kebijakan publik, kebijakan pemerintah terhadap masyarakat. Itu akan menjadi fokus dari bidang yang sedang saya geluti ini,” ungkapnya.
Liku-liku saat melalui proses tersebut hingga menjadi seorang Guru Besar menurutnya, dari awal semenjak menjabat sebagai ASN hingga menjadi seorang Guru Besar tentunya juga sangat diinginkan oleh seluruh dosen ataupun tenaga pengajar lainnya karena dari sisi kesejahteraan juga bisa bertambah. Selain itu dari sisi pengetahuan juga memiliki tantangan sangat besar karena harus melakukan penelitian, membuat jurnal Internasional, menulis buku dan lain sebagainya.
“Tentu itu harus kita kerjakan, dilain sisi kita juga bisa membantu secara lokal, terutama juga di lingkup pemda dalam rangka memberikan rekonstruksi pemikiran terkait dengan bagaimana efektivitasnya perjalanan atau penjagaan dari pemda yang ada di Malut,” tutupnya. (OP-red)



Tinggalkan Balasan