MOROTAI-PM.com, Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai, Rabu (9/3/2022), terpaksa memberikan klarifikasi terkait pemberitaan media poskomalut.com, edisi 8 Maret 2022 dengan judul Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Marahi Bupati Morotai‘.

Dalam pemberitaan itu, Pemda merasa sangat dirugikan lantaran pemberitaan sangat tendensius sehingga harus mengklarifikasi kembali masalah tersebut melalui Kabag Humas Pemda Morotai, Takdir Abdul Aziz, Rabu (9/3/2022).

“Untuk itu, sebagai bentuk kepatuhan terhadap UU Pers, maka atas nama Pemda Morotai, M. Takdir Abdul Azzis menggunakan hak jawab untuk mengklarifikasi berita poskomalut.com yang diterbitkan pada Selasa tanggal 08 Maret 2022 kemarin, dengan judul Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Marahi Bupati Morotai, bagi kami judul berita ini sangat tendensius dan sangat tidak pantas dipublikasikan karena jauh dari fakta yang terjadi saat itu,” jelas Takdir kepada media ini.

Dirinya menegaskan, bahwa pemberitaan Menteri KP, Sakti Wahyu Trenggono memarahi Bupati Morotai pada kunjungan kerja di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Morotai, Selasa (08/03), Hal tersebut tidak benar.

Buktinya, Menteri Trenggono berjanji kepada Bupati Morotai bakal mengoptimalisasi SKPT Morotai guna menunjang produktivitas masyarakat nelayan di Pulau Morotai.

“Perlu diketahui, kunjungan kerja Menteri KKP di SKPT Pulau Morotai adalah bagian dari mengimplementasikan Program Bulan Cinta Laut (BCL) atau gerakan cinta laut dengan mengedukasikan lewat para pelajar dan masyarakat nelayan untuk menjaga kebersihan dan keindahan laut (bersih pantai), serta melestarikan pelatihan pengelolaan sampah,” tegasnya.

Lanjut dia, bahwa janji menteri dalam mengoptimalisasi SKPT diantara melengkapi Cold Storage Terintegrasi, kantor pelabuhan, pabrik es, kios nelayan, fasilitas tambat labuh serta pengolahan sampah terpadu, semua ini untuk menunjang produktivitas masyarakat nelayan.

Bahkan, Menteri KKP bersama Tim Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM-KP) untuk meggelar pelatihan diversifikasi produk hasil perikanan dan pelatihan pengolahan tuna yang juga membuka ruang dialog antara Menteri KKP dan Nelayan Morotai.

“Pada kunjungan itu, Menteri Trenggono bersama rombongan juga mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai. Ini artinya Pak Menteri sangat peduli terhadap Pulau Morotai yang kita cintai,”terangnya.

Menteri dengan nada tegas menyampaikan pada saat menyaksikan presentase tata letak SKPT Morotai, site plan sentra kelautan dan perikanan terpadu SKPT Morotai hibah oda Jepang, site plan pembangunan pasar ikan Daruba pantai oleh Tim KKP Bidang Bina Tangkap dan PRL. Sebutnya, maksud dari menteri adalah ke TIM PRL.