SOFIFI-pm.com, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengimbau agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menggarap sektor pendapatan secara maksimal.
Kepala BPKAD Malut. Ahmad Purbaya mengatakan, masing-masing OPD harus memaksimalkan pendapatan baik dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun penyerapan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) agar perbendaharaan berjalan secara efektif dan efisien.
” Masing-masing OPD harus mampu memanfaatkan pendapatan yang ada sehingga perbendaharaan berjalan secara maksimal,” ungkap Purbya kepada wartawan Kamis (1/06/2023).
Menurut Purbaya, dengan keterbatasan anggaran, pihaknya mencoba melakukan skala prioritas penggunaan contohnya, beberapa waktu lalu, anggaran reses 45 anggota DPRD Malut mau tidak mau kami harus memprioritaskan anggaran reses tersebut.
Selain itu, Pemprov Malut telah diperhadapkan dengan jatuh tempo utang pembangunan ke pihak PT Saranan Multin Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 20 miliar. Belum lagi utang bawaan yaitu belanja DBH Kabupaten/Kota yang mencapai 600 miliar.
Untuk itu, Purbaya berharap agar setiap OPD harus memaksimalkan sektur pendapatan agar perbendaharaan berjalan secara efektif.


Tinggalkan Balasan