SOFIFI-pm.com, Dalam meningkatkan pelayanan kepada jamaah haji musim haji Tahun 1445 H / 2024 M, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Biro Kesejahteraan Rakyat melaksanakan rekrutmen Petugas Haji Daerah (PHD) Provinsi Maluku Utara.
Rekrutmen Petugas Haji Daerah yang erlangsung Selasa (30/1/24) di Aula Mina Asrama Haji Transit Ternate, dibuka Sekretaris Daerah Maluku Utara Samsudin Abdul Kadir tersebut diikuti 27 peserta yang telah lulus memenuhi syarat administrasi dan dinyatakan berhak lanjut mengikuti seleksi ujian Computer Assisted Test (CAT).
Seleksi CAT berlangsung secara online melalui aplikasi Sistem Pelayanan Haji Terpadu (PUSAKA) Kementerian Agama. Para peserta bersaing untuk mengisi kuota PHD, dalam tiga fungsi yaitu pelayananan bimbingan ibadah, pelayanan kesehatan dan pelayanan umum.
Sekda Maluku Utara, Samsudin Abdul Kadir mengatakan, pelaksanaan ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki nilai spritual dan penuh berkah. Ibadah haji merupakan momentum yang luar biasa bagi umat Islam.
”Seleksi PHD diadakan guna untuk mendapatkan calon-calon petugas yang profesional dan sebagai salah satu perangkat kloter dalam memberikan pembinaan, pelayanan dan pelindungan kepada jamaah haji Maluku Utara,” ujar Samsudin.
Peserta yang nantinya terpilih menjadi PHD sekda harapkan harus bekerja secara profesional, bersinergi dengan petugas kloter mulai dari tanah air sampai di Arab Saudi.
Sementara Dirjen PHU Kemenag RI dalam sambutannya dibacakan Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Maluku Utara H. Ridwan Kharie mengatakan, dalam rangka memperoleh petugas haji yang memiliki kompetensi dan integritas yang baik, maka Kemenag melaksanakan seleksi calon Petugas Haji Daerah secara terbuka dan kompetitif. Oleh karena itu bapak ibu yang hadir pada tes kompetensi melalui Computer Assisted Test (CAT) maupun wawancara hari ini merupakan yang telah lulus pada seleksi administrasi.
”Hasil dari tes kali ini diharapkan akan muncul petugas haji yang profesional dan berkualitas, sehingga akan tercipta layanan haji yang lebih baik,” ujar H. Ridwan.



Tinggalkan Balasan