poskomalut, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) kembali memperingati Hari Buruh Internasional dengan memberikan penghargaan kepada ratusan karyawan sebagai Best Employee tahun 2026.

Penghargaan ini adalah apresiasi perusahaan atas dedikasi dan kinerja karyawan sepanjang tahun 2025.

Pada momentum IWIP Awards tahun ini, penghargaan diberikan kepada 519 karyawan, yang terdiri dari 465 pekerja laki-laki dan 54 pekerja perempuan.

Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah penerima Best Employee meningkat sebanyak 43 orang. Selain itu, terdapat 8 karyawan yang kembali meraih penghargaan serupa pada tahun ini.

 General Manager HRD IWIP, Roslina Sangaji, dalam sambutannya menyampaikan  Hari Buruh adalah momentum untuk menegaskan pentingnya peran setiap pekerja dalam membangun dan mengembangkan perusahaan, industri, serta perekonomian bangsa.

“IWIP memaknai Hari Buruh dengan menggelar event IWIP Award sebagai momentum di mana pekerjaan setiap karyawan dihargai dan diapresiasi, karena di balik pencapaian IWIP saat ini, terdapat kerja keras dan komitmen luar biasa dari seluruh karyawan,” ucap Roslina, Jumat (1/5/2026).

“Kami tahu tidak mudah untuk bekerja di bawah tekanan, target, dan tantangan yang harus dihadapi, namun kita semua mampu bertahan dan melewatinya dengan penuh semangat. Hari ini adalah hari kita semua, hari untuk menghargai setiap jerih payah dan kerja luar biasa yang telah kita lakukan,” imbuhnya.

 Tak lupa, Roslina mengapresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan desa-desa sekitar kawasan industri atas dukungan, sinergi, dan kolaborasi yang terus terjalin dengan baik selama ini.

 “Kami juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh serikat pekerja yang telah menjadi mitra strategis perusahaan dalam membangun komunikasi yang terbuka, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban karyawan dan perusahaan, serta bersama menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, hubungan industrial yang harmonis, adil, dan produktif,” ujarnya.

 Ia berharap peringatan Hari Buruh ini dapat mempererat kebersamaan dan kemitraan antara pekerja, serikat pekerja, pemerintah dan pengusaha, dengan suka cita, tertib, aman dan harmonis.

Turut hadir dalam peringatan Mayday di Tanjung Ulie itu, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Bupati Halmahera Tengah (Halteng) Ikram M. Sangadji, Bupati Halmahera Timur (Haltim) Ubaid Yakub, Wakil Bupati Halteng Ahlan Djumadil, Ketua DPRD Halteng Zulkifli Hi. Bayan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Malut, serta sejumlah kepala OPD Halteng maupun Haltim dan juga ketua serta pengurus Serikat Pekerja di Maluku Utara, Halteng, maupun di Weda Bay Project.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dalam sambutannya mengapresiasi perusahaan sudah memberikan ruang dan rasa nyaman bagi para pekerja. Ia berharap situasi tersebut selalu terjaga dengan baik.

Ia berpesan agar pekerja selalu meningkatkan kualitas, kapasitas diri dan integritas diri.

“Bagi pelaku industri bahwa profit bukan segalanya. Perusahaan yang kuat adalah perusahaan yang memanusiakan pekerja, karena pekerja adalah investasi masa depan yang perlu dijaga oleh pemberi pekerja,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pesan kepada para pelaku industri agar mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, berkomitmen membuat Malut menjadi tempat yang nyaman bagi pekerja, industri tumbuh sehat, dan pemerintah bisa hadir dengan adil.

Salah satu peraih Best Employee perwakilan dari Departemen Hubungan Eksternal, Yulianto Em merasa bersyukur sekaligus bangga atas kepercayaan terhadap dirinya mendapatkan predikat tersebut.

“Ini semua tidak terlepas dari didikan dan ajaran dari kedua orang tua saya, dan dukungan dari istri tercinta, tentang pentingnya menjaga nilai-nilai moral dan perilaku dalam bekerja,” ungkapnya.

Anto, sapaan akrabnya, mengaku pencapaian sebagai karyawan terbaik bukan hasil kerja keras diri sendiri, melainkan adanya dukungan dan kolaborasi dari rekan kerja dan pimpinan yang luar biasa.

“Mari kita terus membawa ide-ide kreatif untuk mengeluarkan potensi terbaik di perusahaan ini. Kesuksesan satu orang adalah kemenangan bagi seluruh tim. Ingatlah bahwa kerja keras adalah pondasi jangan pernah berhenti mencoba hal baru,” ucapnya penuh semangat.

Bergabung sejak 2022, Anto mengatakan penghargaan ini membuktikan bahwa dedikasi dan integritas setiap karyawan tidak pernah luput dari pandangan manajemen.

“Semoga nilai-nilai inti perusahaan terus menjadi kompas dalam setiap keputusan. Sehingga kita tetap menjadi yang terbaik untuk industri di masa depan,” ucapnya.

Harapan ini sejalan dengan komitmen PT IWIP terus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sejak beroperasi pada Agustus 2018 hingga saat ini.

Kehadiran PT IWIP telah mempekerjakan lebih dari 81 ribu tenaga kerja dan membantu meminimalisir pengangguran serta mendorong Maluku Utara menjadi wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.