poskomalut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) kembali memberangkatkan 39 jamaah umrah pada 2026.

Program ini diprioritaskan bagi para imam dan wakil imam masjid sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka kepada masyarakat.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Haltim, Abbas Saban menjelaskan, 39 orang tersebut difasilitasi pemerintah daerah dengan pembiayaan yang bersumber dari APBD dan dana aspirasi anggota DPRD Haltim.

Ia menjelaskan, dana aspirasi tersebut berasal dari hasil penjaringan aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses anggota DPRD yang turun langsung ke desa-desa.

Selain jamaah yang difasilitasi pemerintah daerah dan melalui dana aspirasi DPRD, terdapat lima orang yang mengikuti program tersebut secara mandiri dengan biaya pribadi.

Menurut Abbas, program ini menyasar imam dan wakil imam masjid, karena mereka memiliki peran penting dalam membimbing kehidupan keagamaan serta memperkuat moral dan spiritual masyarakat di tingkat desa.

Saat ini, persiapan keberangkatan masih berlangsung, termasuk pengurusan dokumen perjalanan berupa paspor.

Pemerintah daerah melalui Bagian Kesra juga terus melakukan koordinasi untuk memastikan seluruh proses administrasi berjalan lancar.

Abbas menyebutkan, pemberangkatan jamaah umrah dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

Ia berharap seluruh tahapan pemberangkatan hingga kepulangan jamaah dapat berjalan aman dan lancar.

Para jamaah juga diharapkan mempersiapkan kondisi fisik dan mental agar dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan tertib. Para jamaah dapat melaksanakan ibadah umrah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dengan selamat serta membawa berkah bagi masyarakat Halmahera Timur,” pungkasnya.