MABA-pm.com, Tim pemekaran desa Halmahera Timur (Haltim) memastikan tiga Satuan Pemukiman (SP) transmigrasi yang berada di Kecamatan Maba Utara, diantaranya SP-1, SP-2 dan SP-IV berpeluang menjadi desa defenitif pada akhir tahun ini. Ini disampaikan Ketua Tim Pemekaran Desa Kabupaten, Hi. Nasrun Konoras, Kamis (15/9/2022).
Dikatakannya, setalah melakukan kajian hasil kerja tim dan disesuaikan dengan regulasi yang ada tentang syarat pemekaran desa, dapat disimpulkan tiga SP tersebut sudah sangat layak untuk dimekarkan menjadi desa defenitif.
“Tadi tim sudah melakukan kajian disesuaikan dengan syarat yang diatur dalam ketentuan,” terangnya.
Untuk memastikan seluruh syarat terpenuhi, kata dia, tim kabupaten telah mengumpulkan data-data awal dari ketiga SP, meliputi luas wilayah maupun jumlah penduduk.
“Tim dari pemerintahan sudah turun beberapa waktu lalu mengumpulkan data-data awal yang diperlukan dalam agenda pemekaran tiga SP itu,” katanya.
Lanjut dia, saat ini selain menyiapkan data pendukung dari tiga SP tersebut, pihaknya akan kembali menurunkan tim untuk memastikan batas wilayah untuk pemenuhan syarat adminitrasi.
“Kami masih akan tindaklanjuti terkait batas-batas SP dengan desa induk, karena untuk SP I dan II itu masuk dalam wilayah administrasi Desa Pumlanga, sedangkan SP IV masuk dalam wilayah administrasi desa Wasileo. Nah untuk mendorong tiga SP itu dimekarkanan maka sudah harus jelas batas batas ini,” terang dia.
Meski begitu untuk memastikan syarat syarat pengajuan pemakaran desa, pihaknya akan melakukan konsultasi ke Kementrian Dalam Negeri maupun Kementrian Transigrasi untuk memastikan prosedur pengajuan.
“Meskipun ketiga SP ini sudah diserahkan oleh pemerintah pusat ke daerah, kami tetap berkonsultasi apakah pengajuan tersebut melalui SK Kemendagri atau melalu peraturan daerah, ini yang akan kami jejaki,” ungkap Nasrun.
Dirinya memastikan untuk pemekaran sebagimana jadwal yang sudah ditetapkan dipastikan akhir tahun ini telah rampung untuk menjadi desa defenitif.
“Sesuai jadwal yang telah kami susun, ditargetkan akhir tahun ini ketiga desa itu sudah bisa menjadi desa defeniti. Kami berharap tidak ada kendala apapun,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan