TOBELO-pm.com, Pasca banjir rob yang melanda pesisir pantai Desa Wosia, Kecamatan Tobelo Tengah, Kabupaten Halmahera Utara, Rabu (18/11/2023) kemarin, Kodim 1508/Tobelo bersama BPBD menggelar karya bhakti pembuatan tanggul bibir pantai, Kamis (19/1/2023).
Sekertaris BPBD Halut, Gentje Hetaria mengatakan sesuai arahan bupati, pihaknya melaksanakan karya bhakti bersama membuat bantalan pasir atau tanggul penghalang ombak sementara.
“Supaya bisa bertahan dan aman bagi saudara saudara kita yang tinggal di pesisir pantai terkena bencana banjir rob yang mengakibatkan ada beberapa rumah mengalami rusak,” katanya.
Warga yang terkena dampak banjir rob sementara ini masih berada di tempat pengungsian, sambil menunggu kebijakan pemerintah membuat tanggul permanen.
Pagi ini sesuai dengan informasi yang kami dapat dari BMKG air turun tidak terlalu lama dan akan naik kembali, maka dari itu mari kita bersama masyarakat percepat untuk mengisi pasir di dalam karung untuk dijadikan tanggul sementara.
“Pekerjaan kita ini tidak begitu besar resikonya, akan tetapi tetap kita utamakan faktor keamanan dan keselamatan,” ucapnya.
Sementara, Danramil 1508-01/Tobelo Mayor Inf I Putu Arthana Jaya mengatakan, pelaksanaan karya bhakti bersama dititik beratkan untuk pembuatan tanggul sementara dengan harapan masyarakat tidak lagi terdampak bencana banjir.
Mayor Inf I Putu mengimbau warga untuk lebih waspada mengingat cuaca cukup ekstrim dan hujan kerap kali disertai angin kencang.
“Kita semua harus waspada dan mengantisipasinya, setiap turun hujan selalu disertai angin kencang, berpotensi terjadinya puting beliung, banjir dan tanah longsor,” imbaunya.

Tinggalkan Balasan