MOROTAI-PM.com, Pernyataan Jufri Latif, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang ambruk di Central Bisnis Distrik (CBD) Desa Gotalamo dipertanyakan. Pasalnya, pernyataan Jufri di media massa terkait belum dipasangnya penahan atap Bumdes tidak sesuai dengan yang ada di lapangan.
Awalnya, Jufri mengaku bahwa penyebab jatuhnya atap pada proyek itu karena terkait angin puting beliung dan belum dipasangnya penahan atap (kuda kuda). Padahal, menurut sejumlah saksi yang berada di lokasi itu mengaku bahwa pemasangan atap Bumdes yang terbuat dari spandek dan baja ringan itu sudah selesai dilakukan.
“dong so tutup atap bumdesnya, coba lihat, rangka bajanya sudah dipasang di dinding dan penahan rangka baja yang dihubungkan di tembok juga sudah terpasang, makanya kalau bilang kuda kuda belum pasang itu patut dipertanyakan.”ungkap salah satu warga yang sering lewat di lokasi itu.
Untuk mengkonfirmasi kebenarannya, wartawan media ini kembali mengkonfirmasi kepada Jufri dan mempertanyakan apakah atapnya belum dipasang sebelum angin puting beliung. Dirinya mengaku belum dipasang.
“Belum, masi sementara bapasang, Deng blum pasang almunium jendel dan kaca makanya angin angka.”kata Jufri
Pada pemberitaan sebelumnya, Jufri ketika dikonfirmasi awak media, membenarkan bahwa rangka baja jatuh karena angin.
” Ada pemasangan tadi angin kacang itu dong belum pasang kuda2 dari bawa, ini sya so suru pasang kuda.”akunya(Ota/red)

Tinggalkan Balasan