TERNATE-pm.com, Gelaran turnamen Liga 3 yang diinisiasi Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Sepak Indonesia (PSSI) Provinsi Malut tahun 2023 baru saja dibuka, Rabu (8/2/2023) sore, namun terancam dihentikan.
Kompetisi sepak bola kasta ketiga yang dipusatkan di Gelora Kie Raha Ternate itu dibuka langsung Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman, didampingi Ketua Umum Asprov Malut, Edi Langkara, Ketua KONI Malut, Jasman Abubakar dan petinggi PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).
Pada partai pembuka liga 3 mempertemukan Halteng Fc vs Persiter, berkesudahan 1-0 untuk kemenangan pasukan Fagogoru.
Naasnya, kerinduan masyarakat terhadap kompetisi resmi yang bergulir di Maluku Utara nampaknya pupus. Pasalnya, Liga 3 yang disponsori PT IWIP itu tidak memiliki izin keamanan dari Kepolisian Resor (Polres) Ternate.
“Malam ini kami akan menggelar pertemuan dengan menghadirkan seluruh pihak panitia Liga 3 yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha Ternate,” kata Kapolres Ternate, Ajun Komisiaris Besar Polisi (AKBP) Andik Pirnomo Sigit saat dikonfrimasi usai pertandingan.
Andik menerangkan, pembukaan Liga 3 belum ada kesepakatan bersama pihak keamanan. Namun, masih diberikan kesempatan untuk pembukaan turnamen tetapi tanpa penonton.
“Malam nanti kita rapat evaluasi, kalau tidak kita tutup saja,” tegasnya.
Kapolres menyatakan, pertandingan Liga 3 tidak melihat kemampuan atau dampak lain. Menurutnya, sebelum turnamen ini bergulir, harusnya dibicarakan dulu termasuk dari aspek pengamanan.
“Hanya dibuka-buka saja begitu, mereka tidak melihat atau memikirkan dampaknya,” kesalnya.
“Tadi saya lihat parkir di luar stadion semraut, itu kalau ada kendaraan yang hilang pasti kita (Polisi) yang disalahkan lagi,” sambungnya.
Kapolres kembali menegaskan, jika standar keamanan dalam Liga 3 tidak diperhatikan terpaksa pertandingannya ditutup.
“Kalau misalanya mereka tidak bisa memenuhi standar keamanan yang ada di setiap pertandingan maka akan saya tutup,” tegasnya mengakhiri.
Terpisah, Wali Kota M. Tauhid Soleman menyampaikan, terima kasih kepada pengurus Asprov Malut telah mempercayaikan Kota Ternate sebagai tempat bergulirnya Liga 3 zona Malut.
“Sudah tentu ini menjadi kebanggan, karena sepak bola merupakan salah satu olahraga yang digemari masyarakat,” ungkapnya.
Wali kota juga mengimbau kepada penonton dan semua penggemar sepak bola agar menjunjung tinggi sportivitas.
“Penonton dan semua penggemar sepak bola untuk sama-sama menyaksikan Liga 3 zona Malut dengan tertib. Contohnya, kejadian beberapa waktu lalu di Kanjuruhan, sebab yang berkaitan dengan aturan sepak bola memanglah sangat ketat. Kami berharap Ternate menjadi tempat yang baik bagi perkembangan persebakbolaan di Malut,” harapnya.

Tinggalkan Balasan