MOROTAI-PM.com, Pemerintah Daerah (Pemda) Pulau Morotai dibawah kepemimpinan Benny Laos-Asrun Padoma bakal membongkar Taman Kota Daruba yang merupakan hasil karya mantan Bupati Rusli Sibua yang menjadi salah satu destinasi wisata andalan masyarakat Morotai.
Namun, sebelum dilakukan pembongkara Pemda Morotai melalui Bidang Aset Dinas Keuangan harus menyurat terlebih dahulu kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
Berdasarkan data yang dikantongi media ini, rencana penilaian aset daerah itu berdasarkan surat yang dikeluarkan Bupati Morotai melalui Sekretaris Daerah, Andarias Thomas nomor: 900/202/SETDA/IX/2021 dengan Perihal: Permohonan penilaian Barang Milik Daerah (BMD) Kabupaten Pulau Morotai.
Dalam isi surat permohonan tersebut menerangkan, bahwa Pemda Morotai membuat permohonan penilaian barang milik daerah lebih khususnya gedung dan bangunan dengan tujuan pemindahan tanganan. Sehingga pihaknya meminta kepada kepala Kantor Pelayanan Negara dan Lelang Ternate dapat menurunkan tim penilaian.
Selanjutnya, dalam surat itu pemerintah Kabupaten Pulau Morotai siap memfasilitasi tim penilaian sehingga kegiatan penilaian barang milik daerah dapat berjalan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Hal ini dibenarkan Kasubag Penata Usaha dan Inventarisasi Aset Daerah, Ismalil Saleh mengatakan, surat tersebut sementara sudah dilayangkan kepada KPKNL sehingga tinggal menunggu balasan untuk dinilai.
“Surat penilaian sudah kami layangkan karena aturan kan penilaian dulu baru bongkar. Jadi kemarin kami sudah layangkan surat ke KPKLN, sampai saat ini belum ada balasan. Mereka nilai dulu baru torang (kami) bongkar,” ungkap Ismail kepada wartawan di ruangannya, Selasa (14/9/2021).
Ia membenarkan, penilaian taman kota itu atas perintah Bupati Morotai sehingga pihaknya langsung tindak lanjuti.
“Ia jadi kalau arahannya dari situ (pimpinan red) ya torang (kami) tetap ini (laksanakan red). Jadi kemarin sih saya disuruh oleh ibu kaban, ibu kaban suru buat surat. Ada dua bagunan Gedung MTQ. Rencana tidak halangan dalam waktu dekat ini mereka datang untuk menilai,” tambahnya. (Ota/red)


Tinggalkan Balasan