LABUHA-PM.com, Beredar informasi terkait jatuhnya wanita asal Desa Mandawong Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan dari atas Kapal Rute Babang-Ternate mendapat tanggapan dari nahkodan KM Satria Expres 99.
Nahkoda Kapal KM Satria Expres 99, H. Jarkasih H. Ali membantah kalau wanita yang di ketahui jatuh dari atas kapal yang sempat beredar baik di media sosial Facebook maupun media daring bahwa disinyalir wanita tersebut jatuh pada saat menumpangi Kapal KM Satria Expres 99 dari pelabuhan Babang tujuan Ternate Rabu (8/12/2021) dini hari tadi.
Disampaikan Jarkasih, melalui media sosial atau pemberitaan terkait informasi penemuan wanita di Desa Tokaka, Kecamatan Gane Barat Utara bukan penumpang Kapal KM Satria Expres 99.
“Pertama yang bersangkutan tidak termasuk di dalam daftar manifest kapal atau daftar penumpang, kemudian informasih pertama yang bersangkutan jatuh pada 22⁰⁰/jam 10 malam dan pada saat itu ada hujan jadi tergelincir kemudian jatuh dari atas Kapal. Perlu diketahui bahwa sejak Kapal diberangkatkan dari pelabuhan Babang sampai di pelabuhan Bastiong Ternate tidak terjadi hujan sama sekali. Sementara kalau jam 10 malam itu posisi kapal sedang melintang tepat di Desa Nyonyifi Kecamatan Bacan Timur, secara akal manusia tidak mungkin korban terdampar sampai di Desa Tokaka dan tidak mungkin dia (Korban-red) berenang melawan arus di tanjung neraka yang begitu Kencang,” jelas Jarkasih pepada poskonalut.com, Rabu (8/12/2021).
Ia juga menjelaskan, dengan jarak yang begitu jauh ke Desa Tokaka arus di depan tanjung neraka pada malam tadi kecepatan Kapal 14 Knot saja turun hingga 3-4 Knot. Jadi, tidak mungkin korban terdampar dan dia masih hidup secara akal Manusia.
“Kemudian, korban juga diberitakan jatuh sekira pukul 02.00 wit (jam 2 malam) kalau waktu menunjukkan jam tersebut posisi kapal sudah pada posisi di antara Pulau Makian dan Kayoa, itu artinya korban tidak mungkin terdampar sampai ke Desa Tokaka dengan jarak tempuh lebih dari 3 jam apalagi dirinya seorang wanita,” urai Jarkasih.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Halsel AKP Hadad H Jafar dikonfirmasi membenarkan bahwa adanya penemuan sosok seorang Wanita yang diketahui bernama Nurfitri Abubakar (18) warga asal Desa Mandawong, Kecamatan Bacan Selatan yang ditemukan warga Desa Tokaka, Kecamatan Barat Utara.
Dari hasil keterangan Polsek Gane Barat, korban bersama temannya duduk di depan anjungan kapal bagian kiri, yang mana kondisi cuaca hujan dan angin (lantai kapal licin), pada saat itu korban bersama dengan rekannya saling dorong sehingga mengakibatkan korban terpeleset dan langsung terjatuh dari kapal. Setelah korban terjatuh dari kapal korban mencoba menyelamatkan diri dengan cara berenang dan terdampar di Desa Tokaka dan langsung diselamatkan warga untuk dibawa ke bidan desa dengan kondisi korban masih dalam keadaan selamat namun masih lemas.
Polsek Gane Barat langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk membawa korban ke puskesmas dan membuat laporan dan dirawat. Setelah dirawat, korban kemudian dibawa ke Labuha karena sudah dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga.
Barang-barang yang diamankan milik korban berupa uang sebanyak Rp478. 000 dan satu buah handphone merek Iphone. (Bar/red)

Tinggalkan Balasan