poskomalut.com
baner header

78 Kelurahan Terancam Tidak Terima DK Tahap II

Buntut LPJ-DK Tahap I Tidak Selesai

TERNATE-PM.com, Dana Kelurahan (DK) Tahap II dan III untuk 78 Kelurahan di Kota Ternate, terancam tidak akan diakomodir. Pasalnya, hingga saat ini Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate belum juga mengantongi laporan pertanggungjawaban dana kelurahan (LPJ-DK) tahap I 78 Kelurahan ini.

Padahal LPJ-DK yang masuk melalui Kecamatan sebelum ke BPKAD harus selesai di Februari ini, baik itu pengguna anggaran secara fisik maupun non-fisik. Kepala BKAD Ternate Taufik Djauhar, bahkan memberikan deadline waktu kepada seluruh Kecmatan di Kota Ternate, agar Februari, semua LPJ-DK sudah harus selesai. Karena reviuw dari Inspektoran.

“Reviuw dilakukan, jika kita punya laporan sudah jadi baru bisa direviuw,” kata Taufik ketika diwawancarai di kantor Walikota, Rabu (19/02/2020).

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 187 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penyaluran Dana Alokasi Umum Tambahan Tahun Anggaran 2019 dana kelurahan tahap II dapat dicairkan bila Pemerintah Daerah dapat menunjukan realisasi laporan penggunaan dana tahap I.

Taufik mengatakan, untuk dana DK tahun 2020 yang dianggarkan masi gelondongan, karena belum diketahui kegiatan apa yang dilakukan, nanti setelah laporan kegiatan-kegiatan sudah masuk, baru dilakukan revisi serta penyebaran APBD.

Untuk nominal totalnya, lanjutnya, sama setelah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) turun tentan tata cara penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan, sehingga total dana termasuk didalamnya kelurahan Tongole sebagai kelurahan baru. “Jadi DK tahun ini agak turun dari tahun 2019 lalu, kalau tahun lalu Rp 352 juta perkelurahan tapi sekarang Rp 350 pas,” ungkapnya. (cha/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: