poskomalut.com
baner header

Dari Tujuh Bayi Penderita Gizi Buruk di Halbar, Tiga Bayi Meninggal Dunia

JAILOLO-PM.com, Penderita gizi buruk di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), belakangan ditemukan sebanyak 7 bayi penderita yang terkafer dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Halbar . Dari 7 penderita gizi buruk 3 bayi dinyatakan orang meninggal dunia.

Hal tersebut sampaikan Kepala Dinas Kesehatan Halbar, Rosfinje Kalingit, pada poskomalut.com, Selasa, (28/1/2020) di ruang kerjanya.

Dikatakan Rosfinje, 7 bayi penderita itu, kini menjadi tanggungan Pemda Halbar dalam penanganan mulai dari pemberian obat disaat gizi buruk yang disertai penyakit lain, dan pemberian nutrisi berupa makanan secara berkala.

Rosfinje, mengaku dari 7 orang penderita dirawat di rumah sakit, dan dua orang diantaranya telah membaik, kedua bayi berasal dari desa Moiso dan Kecamatan Ibu Selatan.

Sementara, 3 bayi sebelumnya meninggal dunia dan salah satu adalah Melani Bet warga Desa Lako Akediri.

Rosfine mengaku, bayi lainya saat ini telah kembali ke rumah masing-masing, tetapi kondisinya belum ditemukan ada perubahan signifikan. Namun, melalui program posyandu, maka petugas kesehatan terus melakukan penanganan di masing-masing desa.

Menurut Rosfinje, Dinas Kesehatan telah menyipkan anggaran untuk penanganan penderita gizi buruk. Meski tidak disebut nominal besaran anggaran setiap tahun, tapi diakui bisa untuk membantu dalam penanganan gizi buruk.

Rosfinje berharap, penderita gizi buruk di Halbar semakin menurun. Dengan adanya posyandu prakonsepsi kepada anak remaja jelang menikah. Karena yang diharapkan anak remaja bisa ditunjang kesehatan fisik untuk menyongsong masa menikah. (lan/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: