JAILOLO-PM.com, Untuk menindaklanjuti laporan warga Ulo, Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) atas dugaan penyalagunaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2016-2019. Dengan begitu, Inspektorat Halmahera Barat turunkan tim pemeriksa untuk mengaudit pengelolaan dana.
Kepala Inspektorat Halbar, Julius Marau kepada Wartawan, di Kantor Bupati Halbar, Selasa (11/2/2020) mengatakan, terkait masalah Desa Ulo, tim auditor Inspektorat sudah turun lapangan dalam tahapan pemeriksaan atas laporan yang masuk.
“Intinya, sementara masih lakukan pemeriksaan. Kami pun, belum bisa menyampaikan hasil pemeriksaan karena akan mengganggu proses pemeriksaan,” ungkap Julius.
Lanjut Julius, pihaknya merespon cepat. Dan, secara transparan agar warga bisa mengetahui secara langsung. Sehingga tetap berupaya secepatnya, yang terpenting Kepala Desa (Kades) dan Kaur Desa, BPD, serta Warga setempat diminta bekerja sama dengan Inspektorat untuk mengungkap dugaan penyalagunaan DD yang dilaporkan warga. “Kita audit apakah benar atau tidak benar nanti dilihat Karena, kemarin (Senin) pengecekan lapangan, seterusnya dimintai keterangan,” ketusnya.
Sebelumnya, warga Desa Ulo geram dengan pembelian mobil Pick Up milik Desa melalui Dana Desa (DD) tahun anggaran 2016 sekitar Rp 130 juta, menggunakan nama pribadi Kepala Desa (Kades). Serta warga pun, mempersoalkan pengelolaan Dana Desa tahun anggaran 2018-2019 yang diduga banyak kejanggalan.
“Kami berharap bahwa ada kepastian hukum terkait permasalahan ini, yang pasti melalui proses hukum yang benar dan adil,” kata Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan, Deflisen Pahala. (Lan/red)



Tinggalkan Balasan