MABA-PM.com, Keseriuasan PT Antam dalam mengatasi sejumlah masalah seperti pencemaran lingkungan di Site Mornopo, Halmahera Timur, Maluku Utara dan pengoperasial pabrik feronikel kembali dipertanyakan.
Dalam upaya penanganan masalah yang urgen diselesaikan, perusahaan plat merah itu dinilai hanya memberi janji manis kepada masyarakat Halmahera Timur.
Anggota DPRD, Ashadi Tahjudin menegaskan kepada PT Antam Tbk agar tidak lagi menambah masalah di Haltim. Karena selama ini masalah lingkungan yang ditimbulkan akibat aktvitas pertambangan tidak pernah diselesaikan. Tapi hanya sebatas janji.
Terkait penyedotan limbah di Site Mornopo, dan pembangunan master plan sampai saat ini belum ada kepastian realisasinya.
“Jadi Antam tidak usah lagi menambah masalah di Haltim dengan janji-janji yang tidak pernah direalisasikan atau dilakukan action,” tegas Ashadi, Senin (17/01/2022).
Ketua Komisi III DPRD Haltim itu mengaku, secara pribadi merasa kecewa dengan sikap PT Antam. Karena selama perusahaan tersebut sangat tertutup terkait masalah penganan lingkungan dan lainya.
“Seharusnya Antam juga harus aktif melakukan koordinasi, sehingga perkembangan kerja bersifat umum bisa disampaikan pada masyarakat,” ujarnya.



Tinggalkan Balasan