MABA-PM.com, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Timur (Haltim) meminta kepada Dinas Terkait Perhubungan yang menerima bantuan dana afirmasi dari Kementerian Desa Tertinggal harus betul-tul difokuskan pada wilayah transmigrasi.

Sekertaris Komisi II DPRD Haltim, Bahmit Djafar mengatakan bantuan dana afirmasi yang diberikan Kemdes itu ada dua paket masing-masing dengan nilai Rp10 miliar dan Rp1,4 miliar. Di mana nomenklaturnya itu pembangunan jalan dan peningkatan jalan desa strategis yang anggarannya melekat di Dinas Perhubungan.

“Bantuan dana afirmasi itu alokasi anggarannya dikhususkan pada pembangunan dan peningkatan jalan desa strategis di wilayah transmigrasi,” ujarnya kepada awak media, Senin (06/06/2022).

“Salah satunya harus dialokasikan pada pembuatan jalan yang terputus dari SP2 ke Desa Pumlanga yang sering dikeluhkan masyarakat,” sambungnya.

Kata dia, pekan depan komisi II bakal mengundang Dinas Perhubungan Haltim untuk membicarakan dana afirmasi dari Kemendes yang difokuskan pada wilayah transmigrasi SP1, sampai pada SP5.

“Kami dari komisi II meminta supaya akses yang terputus tersebut bisa disentuh dana afirmasi, karena ini jalan penghubung. Nanti teknisnya ada di dinas terkait. Kami akan panggil mereka untuk membicarakan,” tukasnya.