MABA-pm.com, Menyikapi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) dan Polres menggelar Focus Group Discussion (FGD) dampak sosial di masyarakat yang berpotensi terhadap aksi protes.

Kapolres Haltim AKBP Edy Sugiharto mengatakan, pembahasan tentang kebijakan dan keputusan pemerintah terhadap tarif kenaikan harga BBM, pihaknya bersama pemerintah daerah mengambil langkah untuk bisa menyampaikan kepada masyarakat bahwa, kebijakan dan keputusan pemerintah pusat sudah melalui kajian.

“Kebijakan pemerintah terkait dengan kenaikan harga BBM ini, pemerintah sudah menyiapkan kompensasi berupa bantuan sosial yang mana akan disalurkan kepada masyarkat yang lebih berhak contoh seperti nelayan dan petani,” ujarnya.

Ia berharap dengan adanya FGD, semua bisa menyosialisasikan dan edukasi kepada masyarakat, sehingga mengerti serta memahami maksud dari kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga BBM.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kadisperindagkop, Risco Debeturu, Camat Maba, Johanis Tahalele, Danramil Maba, Kapten Inf. Andi Purwanto, perwakilan OKP Haltim, perwakilan dari pengusaha SPBU, dan Apms.