MABA-pm.com, Bupati Halmahera Timur (Haltim) Ubaid Yakub, meminta kepada dinas pendidikan untuk merilis nama sekolah belum tersalur dana Bos daerah (Bosda).

Penyaluran dana Bosda baru pada tahap satu dan dua. Sedangkan tahap tiga belum ada penyaluran, laporan setiap sekolah disinyalir bermasalah.

“Untuk itu, dinas pendidikan harus merilis sekolah mana yang masih bermasalah dengan laporan, sehingga adanya informasi yang lebih valid dan tidak terkesan saling memperlambat proses pencairan Bosda,” ujarnya, Kamis (20/10/2022).

Nantinya, kata dia, muncul anggapan keuangan yang mempersulit atau dinas pendidikan yang lambat mengajukan permohonan pencairan.

“Padahal kendalanya di soal laporan. Siapa yang mau berani untuk lakukan pencairan, sedangkan tidak ada laporan pertanggungjawaban,” pungkasnya.