MABA-pm.com, Penulisan buku sejarah pembentukan Kabupaten Halmahera Timur sudah diseminarkan.

Seminar itu diinisiasi Tim Peneliti dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun dan Pemerintah Daerah Halmahera Timur, di ruang aula Kantor Bupati Haltim, Selasa (27/12/2022).

Dalam seminar itu juga melibatkan tokoh pemekaran seperti Idrus E Maneke, Isack Jailan, serta tokoh masyarakat, tokoh adat dan seluruh stakehorder di lingkup Pemda Haltim.

Sekda Haltim, Ricky CH Ricfat dalam sambutannya menyampaikan dengan seminar buku sejarah pembentukan Kabupaten Halmahera Timur bisa merangkul semua orang yang selama ini mungkin dilupakan.

“Saya pikir sangat penting buku sejarah tersebut buat seluruh masyarakat Halmahera Timur. Apalagi buat kami seluruh ASN wajib memahami seberapa penting dan seberapa besar perjuangan tokoh-tokoh pemekaran Kabupaten Halmahera Timur,” ujarnya saat membuka secara resmi seminar buku Sejarah Pembentukan Kabupaten Haltim.

Menurut Ricky, buku Sejarah Pembentukan Kabupaten Halmahera Timur diharapkan tidak lagi terjadi polemik dan terjadi hal yang positif.

“Keberadaan buku ini kemudian bisa menghilangkan hal-hal yang selama ini menjadi perselisihan dan saling kalem, maka dengan hadirnya buku tersebut menjadi sprit kebersamaan dalam bingkai Fagogoru Kabupaten Halmahera Timur,” tuturnya.

Sejarah Pembentukan Kabupaten Halmahera Timur, kata dia, merupakan langkah kebersamaan yang sangat sistematis, dan kerja tersebut tidak bisa mengandalkan satu orang, tetapi seluruh elemen.

“Pemerintah daerah berharap dengan adanya buku sejarah ini menjadi acuan dasar bagi kita, masyarakat Haltim terutama pemerintah daerah, serta mewujudkan panduan buku sejara bagi anak cucu kita ke depannya,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, buku Sejarah Kabupaten Halmahera Timur ditulis oleh M. Ridha Ajam, Nurprihatina Hasan, Irfan Ahmad, Andi Surman Karmen, Safrudin Abdurahman, Arlina Madjid, Bahtiar Haerullah, Rusia S. Tawari, Wildan dan Mamat Jalil dan disusun Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun.