MABA-pm.com, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku Utara, Brigjen Pol. Samudi meminta kepada seluruh jajaran Polri termasuk Polres Halmahera Timur menjaga netralitas dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Ini disampaikan Wakapolda saat kunjungan kerja di Polres Halmahera Timur, Kamis (28/12/2023) kemarin.

Brigjen Pol. Samudi mengatakan, kunjungannya bersama beberapa pejabat tinggi Polda Maluku Utara di Polres Halmahera Timur, ada dua agenda.

“Yang Pertama, ingin bertemu langsung dengan anggota Polri yang berada di ujung Timur dalam hal ini Polres Haltim. Kedua, karena ini dalam suasana Pemilu, jadi ditegaskan bahwa Polri tetap harus menjaga netralitas,” katanya saat diwawancarai awak media.

Selain arahan netralitas untuk anggota Polri, dirinya juga menekankan soal pengamanan logistik di kantor KPU dan Bawaslu Haltim harus maksimal.

“Jadi pengamanan sudah maksimal karena di gudang logistik, telah dipasang CCTV untuk mempermudah anggota kami,” tuturnya.

Lebih lanjut, orang nomor dua di Polda Malut itu juga mengingatkan anggota Polri, apabila terbukti tidak netral dan terlibat dalam politik praktis maka akan diberi sanksi.

“Berupa sangsi Pidana, sangsi Disiplin dan sangsi Etik, bahkan di seluruh Polres yang kita kunjungi itu arahannya sama karena ada Warning bahwa kalau anggota main main kemudian tidak netral maka akan diberi sangsi,” tegasnya.

Sekadar diketahui, dalam kunjungan Wakapolda Malut dan rombongan di Polres Halmahera Timur, turun hadir Kapolres Haltim, AKBP Setyo Agus Hermawan, Wakil Bupati Haltim Anjas Taher, pihak Kejaksaan Negeri Haltim, beserta pejabat lain.