poskomalut, Warga Dusun Bukulasa, Desa Bukit Durian, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, menagih janji pemekaran wilayah kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore, Muhammad Senen dan Ahmad Leman.
Janji itu disampaikan pasangan Masi-Aman saat kampanye Pilwako 2024. Warga meminta agar Bukulasa segera dimekarkan menjadi desa definitif. Terpisah dari desa induk Bukit Durian.
“Waktu Pilwako 2024, Masi-Aman datang silaturrahim bersama warga dan memberikan harapan kalau kedepan Dusun Bukulasa segera dimekarkan menjadi desa,” kata pemuda Bukulasa, Alfajri A. Rahman, Rabu (13/5/2026).
Alfajri menyebut, Bukulasa sudah siap dimekarkan sejak 2015. Desa induk sudah memberi rekomendasi, dan Dinas BPMD juga sudah turun melakukan verifikasi fakta di lapangan.
“Desa kami sudah layak untuk dimekarkan. Ini momentum Wali Kota Tidore Muhammad Senen yang baru satu tahun berjalan harus lebih maksimal, dan janji kampanye di masyarakat segera direalisasikan,” ujarnya.
Ia juga meminta fungsi kontrol DPRD Dapil II untuk mendorong pemekaran Bukulasa.
“Wakil rakyat Dapil II duduk bersama dan mendorong agar Bukulasa segera dimekarkan,” jelasnya.
Alfajri menegaskan, warga tidak ingin rencana pemekaran diulur-ulur.
“Jangan nanti pada saat Pilkada baru datang dan memberikan harapan kepada masyarakat. Kami tidak butuh janji, kami butuh realisasi Masi-Aman periode pertama,” harapnya.
Hingga berita ini diturunkan, poskomalut masih berupaya mengonfirmasi Wali Kota Tidore Muhammad Senen dan Wakil Wali Kota Ahmad Leman terkait tuntutan warga Bukulasa.


Tinggalkan Balasan