poskomalut.com
baner header

Basarnas Ternate Gelar Pelatihan HART Hadapi Bencana

TERNATE-PM.com, Pelaksanaan Pelatihan SAR di Ketinggian (HART) dan Uji Kompetensi Bagi Potensi Sar di Provinsi Maluku Utara telah resmi digelar pada Senin, (17/02/2020). Pelatihan SAR akan diselenggarakan selama sepekan lebih, terhitung dari tanggal (17/02/2020) sampai (25/02/2020). Pelatihan SAR direncanakan juga akan dilaksanakan di Halut dan Halsel untuk mencapai 10.000 Peserta di seluruh Indonesia.
Tema yang dipakai dalam pelatihan tersebut adalah ‘Melalui Teknik Pertolongan di Ketinggian Bagi Potensi Pencarian dan Pertolongan di Provinsi Maluku Utara Kita Tingkatkan Kompetensi SAR Guna Penyelenggaraan Operasi SAR Yang Efektif Dan Efisien’
Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 56 orang yang terdiri dari 55 Pria dan 1 orang wanita. Pelatihan SAR yang dilaksanakan di Markas Basarnas kota Ternate, Kelurahan Jambula, kecamatan Ternate Pulau, dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Umum Basarnas, S. Riyadi, S.sos., M.M.
Kepada poskomalut.com , Riyadi mengatakan, kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di Basarnas Ternate merupakan program Nasional yang telah dicanangkan untuk Basarnas di tahun 2020 dengan merekrut anggota sebanyak 10.000 peserta yang berada di Indonesia. “Salah satu program Nasional ini juga dilaksanakan di Ternate dan mudah-mudahan target 10.000 ini bisa tercapai,” ungkapnya.
Riyadi menambahkan, peserta yang dilatih adalah potensi SAR dimana apabila terjadinya musibah di wilayah Malut dan sekitarnya, maka para peserta inilah yang nantinya bisa bersama Basarnas untuk memberikan bantuan. Peserta yang mengikuti pelatihan ini juga terdiri dari Stake holder, TNI-Polri, Pemkot, Ormas, Pramuka, PMI dan LSM. Untuk itu, Dirinya berharap pelatihan yang telah diselenggarakan selama beberapa hari ke depan bisa terlaksana dengan baik. “Semoga seluruh potensi yang mengikuti pelatihan juga bisa bersinergi dan berkolaborasi dalam rangka menangani musibah di kota Ternate di bawah koordinator kantor Basarnas Ternate,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Muhamad Arafah, S.H mengatakan, tujuan dari dilaksanakan pelatihan potensi SAR di Provinsi Maluku Utara, khususnya kota Ternate adalah untuk membekali dan memberikan materi terkait SAR. “Jadi, untuk kesiapan dari pada potensi yang berada di Malut, terutama kota Ternate. Nantinya akan siap dalam melaksanakan pencarian dan pertolongan apabila suatu saat terjadinya musibah,” terangnya.
Arafah menambahkan, Pelatihan SAR 2020 juga direncanakan akan dilaksanakan di Halmahera Utara dan Halmahera Selatan, mengingat kegiatan tersebut telah menjadi program nasional untuk melatih potensi SAR di seluruh Indonesia sebanyak 10.000 peserta. “Kami juga akan melaksanakan Pelatihan SAR di Tobelo dan Bacan, untuk wilayah Malut ada empat kali kegiatan. Kami juga harus melatih 200 peserta yang berada di Malut untuk siap melaksanakan tugasnya apabila terjadi bencana alam ataupun kecelakaan pelayaran,” ungkapnya.
Pelatihan SAR yang dilaksanakan di Ternate akan kembali digelar lagi pada bulan April dengan target peserta yang mengikuti sebanyak 60 orang. “Hari ini kita mengundang 56 peserta nanti pada bulan April kita juga akan mengundang peserta sebanyak 60 orang. Kita juga nanti melihat dari jumlah peserta yang hadir serta sampai akhir tahun akan berjumlah sebanyak 200 orang,” tutupnya. (OP-red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: