poskomalut.com
baner header

Ini Tuntutan Agpak Saat Aksi Di Kantor Ditreskrimsus Polda Malut

TERNATE-PM.com, Kembali pihak Polda Maluku Utara (Malut), didesak oleh Aliansi Gerakan Pemuda Anti Korupsi (Agpak) Malut, melalui aksi di depan kantor Ditreskrimsus Polda Malut. Dalam aksi, massa mendesak tiga tuntutan sejumlah masalah di Kepulauan Sula (Kepsul) harus disikapi pihak penegak hukum dalam hal ini Polda Malut.

Kordinator Lapangan (Korlap) Kardi A Latif dalam orasi, Selasa (28/7/2020) didepan kantor Ditreskrimsus Polda Malut, menegaskan sejumlah tuntutan antara lain, yakni pemanggilan Bupati Kepsul Hendrata Theis atas dugaan korupsi anggaran proyek pembangunan jambatan di Desa Auponhia senilai Rp 4,2 miliar yang dikerjakan oleh PT.Kristi Jaya.

“Sejumlah persoalan di Kepsul itu sudah pernah diatasi oleh lembaga penegak hukum di Provinsi Malut, akan tetapi saat ini belum satu kebijakan yang menjadi efek jera para aktor kejahatan tersebut,”tegas Kardi melalui corong megafon di sela-sela aksi.

Lanjutnya, adapun tuntutan lainnya seperti Ditreskrimsus segera melakukan penyelidikan atas dugaan praktik monopoli proyek pada sejumlah pekerjaan di Kabupaten Kepsul pada 2019, dan dugaan korupsi pembangunan reklamasi pantai Desa Falahu Kecamatan Sanana pada 2018.

“Jika aksi tuntutan tersebut tak di indahkan kami akan kembali datang dengan masa aksi yang lebih besar jumlahnya,”pungkasnya. (sam/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: