Kaban Keuangan Morotai Dua Kali Mangkir dari Panggilan Polisi

Kasi Humas Polres Morotai, Bripka Sibli Siruang.

MOROTAI-pm.com, Kepala Dinas Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Suryani Antarani kembali mangkir dari panggilan penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Morotai.

Mangkirnya Suryani dalam panggilan penyidik itu tanpa alasan jelas. Padahal, pihak kepolisian telah melayangkan dua kali surat panggilan kepada yang bersangkutan terkait penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran insentif Covid 19 tahun 2021.

Kasi Humas Polres Morotai, Bripka Sibli Siruang menyebutkan, penyidik sudah menyurati Suryani sebanyak dua kali, hanya saja surat yang sudah disampaikan itu tidak pernah direspon.

"Sudah beberapa kali ngirim surat selama dua kali secara resmi, tapi dari pihak di sana (Kadis Keuangan) tidak memberitahu sama sekali," aku Sibli saat ditemui di ruangan kerjanya.

Ia menilai, seharusnya Kaban keuangan menghormati surat panggilan meski kasus itu baru pada tahap penyelidikan.

"Dia (Kaban BPKAD) cuek, karena masih dalam lidik, kami juga tidak bisa memaksakan,"katanya.

Pihaknya, kata Sibli, meminta Suryani Antarani datang ke kantor Polres dalam rangka mengklarifikasi terkait masalah anggaran Covid-19 yang sebelumnya juga ramai diperbincangkan, bahkan juga telah dibahas di DPRD Morotai.

"Jadi, penyidik tidak akan berhenti, tetap berupya memanggil kembali kepada yang bersangkutan, nanti kami lihat langkah-langkah selanjutnya," bebernya.

Ditanya apakah penyidik akan memanggil kembali setelah panggilan kedua yang bersangkutan mangkir, Sibli dengan lantang mengatakan dalam waktu dekat akan dilayangkan pemanggilan ketiga.

"Pemanggilan ketiga nanti akan secepatnya kami lakukan, tapi tetap masalah ini di tindaklanjuti terus. Apabila yang bersangkutan tidak akan datang, maka penyidik melakukan investigasi dan upaya-upaya masalah ini,"tegasnya.

Sebelumnya, Akademisi Unipas Morotai, Sarman Sibua meminta pihak penegak hukum Polres Pulau Morotai, segera memanggil Suriyani Antarani terkait insentif Covid-19 tahun 2021.

"Saya mendesak kepada Polres Pulau Morotai agar segera memanggil Kaba Keuangan Pulau Morotai karena tidak transparan soal anggaran insentif Tenaga Kesehatan (Nakes), kenapa dan apa sehingga masalah ini tidak ditindaklanjutu," tandas Sarman.

Komentar

Loading...