Komisi III DPRD Kota Ternate Kunjungi Kawasan Reklamasi Ternate Utara

Komisi III DPRD Kota Ternate saat melakukan Kunjungan kerja di kawasan Reklamasi Ternate Utara.

TERNATE-PM.com,  Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Ternate mengunjungi lokasi kawasan reklamasi yang berada di Ternate Utara. Kegiatan tersebut merupakan agenda kunjungan kerja dalam daerah dan melihat sejauh mana proses pembangunan yang sudah dilakukan sekaligus meninjau kembali apa yang telah menjadi tuntutan masyarakat sekitar.

Kepada poskomalut.com , Ketua Komisi
III DPRD kota Ternate, Anas U Malik, setelah melakukan kunjungan pada Rabu,
(05/02/2020) mengatakan, dari hasil pantauan komisi III yang mendatangi lokasi
reklamasi di Ternate Utara untuk memastikan apa yang sudah menjadi komitmen
pemerintah melalui pernyataan Kadis PUPR  Kota Ternate terkait akomudir tuntutan dari masyarakat untuk dibuatkan dermaga
perahu dan jembatan  yang digunakan
sebagai akses jalur masuk keluar perahu nelayan.

Selain itu adapun janji kepada masyarakatuntuk
dibangun MCK bagi warga sekitar.

"Kami telah melakukan kunjungan dan
memastikan bahwa tahapan pekerjaan untuk sementara akses masuk telah di buat.
Sementara jembatan belum dibangun karena masih difokuskan pada mobilisasi yang
masuk membawa timbunan",  ungkapnya.

Menurutnya, pembuatan jembatan juga telah
masuk dalam desain perencanaan, dimana apa yang menjadi keinginan masyarakat
akan dilakukan oleh pemerintah melalui dinas terkait. Untuk itu, Anas juga
mengimbau kepada masyarakat yang berada di kelurahan Salero, Sangadji dan
Dufa-dufa agar mendukung pelaksanaan kegiatan reklamasi sebagai kepentingan
pembangunan kota Ternate kedepannya.

"Terutama membuka akses jalan, karena
yang menjadi komitmen komisi III adalah mengawal apa yang menjadi aspirasi
masyarakat terkait beberapa hal tadi diantaranya jembatan keluar masuk perahu
dan MCK akan menjadi titik fokus komisi III untuk mengawal dan minta pemerintah
tetap komitmen melaksanakan apa yang sudah menjadi tuntutan dan kesepakatan
bersama masyarakat", tegasnya.

Terkait progres reklamasi, komisi III belum
mendapatkan data berapa persen proses penyelesaiannya mengingat pihak kontraktor tidak berada
di lokasi reklamasi saat komisi III melakukan kunjungan kerja.

Sesuai kontrak kerja yang sudah dibuat,
pelaksanaan kegiatan reklamasi akan berakhir pada bulan Desember 2020. Untuk
itu, pengerjaan kawasan reklamasi Ternate Utara akan tetap menjadi perhatian
serius bagi komisi III, sehingga target pekerjaan yang sudah ditentukan bisa
selesai tepat waktu.

"Insha Allah besok akan kami datangi kantor kontraktor
untuk meminta data terkait sejauh ini berapa progres yang sudah
dilaksanakan",  tuturnya.

Selain akses jembatan, masyarakat juga meminta  sekaligus dibuatkan akses masuk keluar rompong
milik warga sekitar. Aspirasi ini juga akan menjadi catatan penting komisi III
dan akan ditindak lanjuti dengan memanggil kadis PUPR  Kota
Ternate untuk dimintai penjelasan dan memastikan volume jarak jembatan yang akan dikerjakan.

"Apakah lebarnya nanti bisa disesuaikan
dengan keinginan masyarakat atau tidak. Setelah kunjungan kerja, evaluasinya
komisi III akan mengundang kadis PUPR  Kota Ternate untuk dimintai penjelasan",  punkgasnya.

Dari hasil pantauan komisi III, Anas menilai akses yang diminta
masyarakat telah dibuat dan para nelayan sudah bisa leluasa untuk keluar masuk
dengan menggunakan perahu di kawasan timbunan.

 "Sebelumnya kan itu semua ditimbun tetapi
sekarang sudah di buka. Jadi apa yang menjadi keinginan dan komitmen masyarakat
kepada pemerintah, tugas DPRD adalah mengawal dan memastikan itu yang akan
dilaksanakan", tutupnya. (OP-red)

Komentar

Loading...