“Morom” Model Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal

Motivasi Untuk Sukses Menyelasaikan Study

TERNATE-PM.com, Program Studi Magister Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun, Kamis (20/11) menggelar Forum Group Discusion (FGD). Kegiatan dilaksanakan di aula mini gedung FKIP ini dengan tema Rancangan Model Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal.

“Dalam rangka untuk
mengembangkan model pembelajaran berbasis kearifan local, pada FGD kali ini ada
focus tema yang akan di bahas, yakni model pembelajaran morom (saling mengingatkan, kerjasama, saling mengajak) yang itu
menjadi budaya asli masyarakat lokal kita, khususnya di kota Ternate,”ungkap Ketua Koordinator Program Studi
Magister Pendidikan Biologi FKIP Unkhair, Chumidach Roini saat ditemui Posko
Malut, Kamis (20/11).

Menurutnya, FGD ini merupakan rangkai dari penelitian mahasiswa program pascasarjana, yang patut diberi apresiasi. “Dalam penelitian yang dilakukan ini, peneliti mencoba menerapkan kearifan lokal kita. Morom sebagai model pembelajaran yang nantinya diterapkan dalam sistem pendidikan kita,” ucapnya, sembari menambahkan, setelah FGD ini ada beberapa tahapan kegiatan yang akan digelar untuk memantapkan proses penelitian ini menjadi model pembelajaran berbasis kearifan lokal. Semetara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unkhair M. Natsir Tawanele mengatakan, penelitian dengan mengangkat kearifan lokal sebagai model pembelajaran merupakan yang pertama di program studi pendidikan Biologi. “Ini penelitian pertama yang mengangkat nilai kearifan lokal (morom) sebagai model pembelajaran,”  ungkap Natsir. (wm02/red)

Komentar

Loading...