TOBELO-PM.com, Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Halmahera Utara (Halut), mencatat penyerapan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil PAD maupun PAD dari sektor lain seperti Restoran Hotel dan Restoran, serta PBB-P2 menurun drastis. Turunnya PAD terjadi, lantaran kondisi pandemi Covid-19 yang sementara mengancam kehidupan masyarakat.
Kepala BKAD Halut Mahmud Lasidji, menyebutkan, penyerapan PAD untuk semester pertama sendiri justru merosot dan terserap hanya sekitar 30 persen. Bahkan hal dialami semua daerah.
“Penyerapan baru sekitar 30 persen untuk semestra 1. Kami telah mengirim laporan ke pusat dan sempat dipertanyakan dan kami memberikan penjelasan sesuai yang terserap saat ini,” jelasnya kepada sejumlah wartawan di kantornya, Selasa (28/07).
Mahmud bilang, penurunan penyerapan pendapatan hingga SKPD penghasil PAD yang tidak dapat melaksanakan kegiatannya dengan baik di tengah pandemi ini. Selain itu, PAD sektor lain juga sangat berpangaruh, termasuk pajak hotel dan restoran, serta PBB-P2.
“Untuk saat ini petugas juga belum melakukan penagihan karena kondisi yang kita ketahui bersama. Tetapi untuk PBB-P2 walaupun sedikit ada karena ada masyarakat dalam keperluan pembuatan sertifikat tanah dan lainnya,” terangnya. (mar/red)



Tinggalkan Balasan