poskomalut, Pemerimtah Kota Ternate melalui Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) mengukir rekor baru dalam penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Hingga memasuki triwulan ketiga tahun ini, realisasi PBB Kota Ternate telah menembus angka Rp8,78 miliar, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp8 miliar.
Capaian melebihi 100 persen ini tercatat sebagai rekor pendapatan PBB tertinggi dalam satu dekade (10 tahun) terakhir.
Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim, mengungkapkan, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan sinergitas seluruh jajaran BP2RD, serta berbagai inovasi pelayanan yang dihadirkan untuk memudahkan masyarakat.
“Sejumlah terobosan yang kami lakukan terbukti memberikan hasil positif. Berbagai program pelayanan langsung ke masyarakat sangat efektif dalam mendongkrak pendapatan sektor PBB,” ujar Mochtar.
Dia menjelaskan, beberapa inovasi unggulan yang menjadi kunci keberhasilan ini antara lain, Pojok Pajak Rabu Melayani, Pojok Pajak Car Free Day dan Sistem Jemput Bola (Door to Door).
Melalui program-program tersebut, petugas BP2RD hadir langsung di tengah aktivitas warga untuk mempermudah proses pembayaran pajak tanpa harus membuang waktu mendatangi kantor pelayanan.
Dengan skema ini, capaian PBB Kota Ternate hingga akhir Oktober tercatat sebesar Rp8,78 miliar atau telah melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp8 miliar.
Selain inovasi layanan, Mochtar juga mengapresiasi tingkat kesadaran warga Kota Ternate yang kian meningkat dalam menunaikan kewajiban perpajakan mereka.
Menurutnya, tren positif partisipasi masyarakat menjadi dorongan utama tercapainya rekor ini.
BP2RD Kota Ternate berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik agar pengelolaan pendapatan daerah semakin optimal demi mendukung pembangunan Kota Ternate.



Tinggalkan Balasan