TERNATE- PM.com, Penjualan Hewan Kurban hari raya Idul Adha 1441 Hijriah di Kota Ternate mengalami penurunan hingga 60 persen. Hal ini dikarenakan adanya pendemi Covid-19 yang menyebabkan daya pembeli menurun drastis.
Salah satu penjual hewan kurban Kambing, Oiw mengaku, penjualan hewan kurban pada Idul Adha 1441 Hijriah, menurun drastis hingga 60 persen, dibandingkan dengan penjualan hewan kurban tahun sebelumnya.
“Jadi penjualan hewan kurban dilakukan 3 hari ini baru terjual 10 ekor kambing, berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya, kalau berjualan memasuki 3 hari bisanya terjual sampai 20 ekor lebih,”ungkap Owi penjual asal Kel. Akehuda.
Harga hewan kata dia, bervariasi mulai dari per ekor Rp 1,5 juta, 2 juta sampai dengan Rp 3,5 Juta sesuai dengan ukurannya. “Kita berjualan hewan kurban pada tahun ini disesuaikan dengan kondisi Pandemi, karena pembeli berkurang,” ujarnya pada poskomalut.com, (28/7/20).
Sementara itu, Adnan penjual hewan kurban Jenis Sapi mengatakan, harga hewan kurban hari raya Idul Adha 1441 H tahun ini sedikit murah atau bervariasi tidak sama dengan hari raya kurban sebelumnya. “Harga sapi yang ada di saat ini yang yang lain murah, mulai dari harga per ekor Rp 11 juta, 12 juta hingga paling di atas Rp 17 juta sesuai dengan ukurannya, “katanya.
Adnan bilang, sapi atau hewan ini didatangkan dari luar kota Ternate yakni di Jailolo desa Payo Halmahera Barat (Halbar), jumlah keseluruhan hewan tersebut 40 ekor, tapi sebagian sudah dibeli dan sekarang tinggal sekitar 28 ekor, dan yang sisa saat ini sebagian juga sudah dipesan pembeli tinggal datang bayar. “Dirinya mengaku bahwa penjualan hewan kurban tahun ini sedikit menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ungkapnya. (Ris/red)



Tinggalkan Balasan