WEDA-PM.com, Petani Tambak ikan di Desa Kulo Jaya Kecamatan Weda Tengah, gagal panen. Pasalnya, ikan milik mereka yang rencana bakal di panen awal oktober mendatang dihantam banjir.
Kepala Desa Kulo Jaya, Latif Tatalawat mengatakan, akibat banjir beberapa hari lalu petani tambak ikan di desa kulo jaya gagal panen. Dia mengaku, warganya mengalami kerugian yang cukup besar. “Warga gagal panen. Buhkan kerugian yang dialami cukup besar,”katanya, Sabtu (5/9).
Kades menjelaskan, pengadaan bibit ikan air tawar dan pakan ikan menggunakan Dana Desa (DD) tahap I tahun 2020 sebesar Rp 78,163 juta lebih. Pakan ikan dan bibit ikan diberikan kepada 40 kepala keluarga (KK). “Jadi kita akan pikirkan kembali untuk langkah apa yang akan dibuat oleh Desa kedepan untuk bagaimana memberdayakan masyarakat, meningkatkan ekonomi masyarakat,”jelasnya.
Kades menyayakan, kedepannya pihaknya akan bermusyawarah kembali dengan masyarakat. “Apakah di tahun berikut nantinya kita akan anggarkan kembali menyangkut bibit ikan beserta pakannya itu atau seperti apa kita konfirmasi kembali ke masyarakat,”ujarnya.
Dia mengaku menyangkut dengan program desa tentang pemberdayaan itu atas masukan dan usulan masyarakat itu sendiri sehingga program desa itu bisa tercipta.
“Karena ini musibah kita juga akan anggarkan kembali,”katanya. Seraya menyampaikan, dalam waktu dekat bakal berkoordinasi dengan Dinas Perikanan untuk bantu masyarakat penambak ikan air tawar ini. (msj/red)



Tinggalkan Balasan