poskomalut, Polda Maluku Utara siap kerahkan personel Brigade Mobile (Brimob) untuk membantu pembangunan infrastruktur jembatan putus di wilayah Maluku Utara.

Langkah ini sesuai instruksi Presiden Indonesia, Prabowo Subianto yang baru-baru ini membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus darurat pembangunan jembatan.

Instruksi tersebut menargetkan pembangunan sekitar 300.000 jembatan di berbagai wilayah Indonesia, terutama daerah pelosok dan terpencil.

Dalam instruksi itu Presiden minta agar semua unsur baik juga TNI-Polri ikut terlibat membuka akses transportasi masyarakat yang selama ini terhambat akibat kondisi infrastruktur yang terbatas.

Presiden juga menegaskan pentingnya percepatan pembangunan akses dasar bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono menyebut, Brimob siap turun lapangan untuk diperbantukan dalam proses pembangunan jembatan di wilayah Maluku Utara.

Menurut Kapolda pihaknya sudah mengadakan pembahasan bersama Pemprov Maluku Utara untuk melacak titik-titik jembatan yang akan diperbaiki.

“Setelah adanya instruksi Presiden kami sudah rapatkan dan titik-titik jembatan juga telah dipetakan untuk dilakukan perbaikan,” kata Kapolda, Kamis (4/12/2025).

Orang nomor satu di Polda Maluku Utara itu menyatakan, hal tersebut sudah bahas bersama Dansat Brimob perihal keterlibatan anggota dalam membantu di lapangan.

“Sudah kami bahas bersama Dansat untuk keterlibatan anggota Brimob di lapangan, jelas mereka siap untuk memberikan tenaga sesuai arahan di lapangan nanti, saat ini kita menunggu dari Pemprov Malut untuk titik-titik jembatan yang akan diperbaiki nanti,” jelas Kapolda mengakhiri.

Mag Fir
Editor