poskomalut.com
baner header

Sampah Tidak Diangkat, Pedagang Mengancam Akan Membuangnya Ke Jalan Umum

TERNATE-PM.com  Akibat tidak diangkut selama tiga hari, sampah yang berada di pasar Barito Gamalama mulai menumpuk dan meresahkan sebagian penjual yang menempati sekitar wilayah pasar tersebut. Kondisi ini juga sangat mengganggu pemandangan sekitar pasar terutama bagi masyarakat kota Ternate yang melintas maupun datang untuk berbelanja, akibatnya sebagian pedagang bahkan akan mengancam jika tidak diangkat hari ini maka sampah-sampah yang ada akan dibuang ke jalan umum depan pasar Barito.

Kepada poskomalut.com , salah satu pedagang Ibu Marni (50 tahun) yang menempati tepat didepan tumpukan sampah pada Jum’at, (13/12/2019) mengatakan, sudah tiga hari sampah tersebut tidak diangkut oleh petugas kebersihan yang biasanya mengangkut sampah diwilayah pasar. Sampah yang ada sebagian besar dibuang oleh pedagang sayur yang menempati lokasi dalam pasar Barito. ” Sampah itu sudah ada dari kemarin dulu, dorang dari petugas kebersihan su datang angkat tapi tidak habis karena di dalam bak sampah saja yang diangkat,” ungkapnya.

Dirinya juga menambahkan, sampah yang dibuang pada bahu jalan tersebut dikarenakan bak penampung sampah terlalu kecil sehingga tidak mencukupi pasokan sampah dari pedagang di pasar Barito. Sebagai bentuk protes, sebagian pedagang juga bahkan mengancam akan membuang sampah-sampah yang ada dibahu jalan utama apa bila hari ini petugas kebersihan tidak datang untuk mengangkutnya ” Bak sampah yang ada sekarang ini terlalu kecil, awalnya itu ada bak sampah yang besar tapi tara tau kenapa dorang sudah ganti deng yang kecil ini. Kalau seperti torang penjual sagu lombo, sagu popeda, ikan fufu baginikan cukup mengganggu karena aromanya yang tidak sedap dan banyak lalat sehingga pedagang yang mau singgah juga mereka sudah merasa terganggu. Jadi kalau sabantar dorang tara angkat maka torang akan buang dijalan sana supaya torang lihat dong pe tindakan bagaimana,” tegasnya. (Cr01-red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: