MOROTAI-PM.com, Mewabahnya virus Covid-19, membuat pihak Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Unggulan 1 Kabupaten Pulau Morotai  menerapkan sistem pembelajaran dengan dua metode, yakni daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan/tatap muka). Hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolah SMP Negeri Unggulan 1, Rusdi Yaman.

Menurutnya, dengan adanya virus corona, maka pemberlakukan pembelajaran menggunakan dua metode dan itu disesuaikan dengan permintaan orang tua wali murid. Jika siswa memiliki HP android maka pembelajaran menggunakan sistem daring, sementara yang tidak memiliki HP dilakukan tatap muka.

“Jadi masing-masing guru kelas kita bentuk kelompok 7-9 orang per kelompok, setelah itu kita kirim disetiap desa. Dengan begini walau sisiwa tidak ada hendpone kegiatan pembelajaran kita tetap jalan. Kalau yang sudah punya hendpone tetap menggunakan sistem daring,” kata Rusdi, Selasa (28/07).

Metode pembelajaran sistem liring tambah dia, cukup efektif karena guru bisa memberikan pelajaran secara langsung. Karena saat belajar setiap siswa juga akan diberikan buku pembelajaran.

“Metode pembelajaran liring sudah jalan dua hari, sementara daring sudah satu Minggu, para guru maupun siswa juga tetap diberikan instruksi untuk menaati protokol kesehatan,” tambahnya. (ota/red)