poskomalut.com
baner header

Tak Terima Putusan Pengadilan, Rumah Restorasi Partai Nasdem Kota Ternate Diserang

TERNATE-PM.com, Terjadi penyerangan di Rumah Restorasi Partai Nasdem di jalan Hasan Esah Kelurahan Takoma pada Kamis 20 Februari 2020, sekitar pukul 13:00 WIT siang, penyerangan itu diduga terkait dengan hak kepemilikan rumah yang dijadikan sebagai Rumah Restorasi Partai Nasdem.

Djasman Abubakar saat ditemui di halaman Polres Ternate usai penyerangan mengatakan, pihak Roi tidak menerima putusan pengadilan mengenai hal milik rumah yang dijadikan Rumah Restorasi Partai Nasdem.

“Jadi ruma yang dijadikan Rumah Restorasi Partai Nasdem itu baru-baru ada sengketa mengenai hak pemilik rumah tersebut namun permasalahan itu sudah selesai dengan putusan Mahkamah Agung bahwa rumah tersebut suda bisah dijadikan kantor milik Nasdem,” ucapnya pada poskomalut.com.

Djasman juga menegaskan bahawa pihak Roi harus menerima putusan pengadilan, mereka juga harus mengakuh kalah dan keluar dari rumah yang suda dijadikan Rumah Restorasi Partai Nasdem berdasarkan putusan pengadilan.

“Roi tidak terima putusan Mahkama Agung, sehingga terjadilah penyerangan, bahkan aksi itu Roi tidak sendirian melainkan bersama anak buahnya.” ungkpnya.

Ia menguraikan kronologi penyerangan terhadap dirinya, saat Ia mendatangi Rumah Restorasi Partai Nasdem hanya untuk melerai jangan sampai terjadi gesekan antara pihak Partai Nasdem dengan pihak Roi.

“Cuma karena Roi datang tidak sendirian, Ia bersama anak buahnya bahkan menggunakan orang bayaran yang jumlahnya sekitar 30 orang lebih dan aksi pemukulan pun tidak dapat di elakkan, orang-orang yang ada di dalam kantor, termasuk saya juga menjadi korban pemukulan, tepatnya dibagian pelipis mata,” urai Jusman.

Atas kejadian tersebut, pihaknya sudah melaporkan ke Polres Ternate untuk menindak lanjuti penyerangan tersebut. Usai meberikan laporan di Polres Ternate, Djasman langsung bergeser menuju RS Dharma Ibu untuk mendapatkan perawatan. (Ris/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: