Tiga Kapal Bantuan KKP untuk Pemda Morotai Dibiarkan Terbengkalai

Kapal bantuan KKP yang diberika kepada Pemda Morotai terbengkalai dan sudah rusak.

MOROTAI-pm.com, Tiga kapal untuk kegiatan mancing mania berukuran 28 GT dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang pernah diberikan kepada Pemda Pulau Morotai beberapa tahun lalu ternyata saat ini terbengkalai.

Bahkan sudah tidak bisa dipakai lantaran rusak parah. Dikabarkan, kapal tersebut tidak bisa dipakai untuk lantaran speknya tidak sesuai untuk mancing, termasuk tidak dianggarkannya biaya perawatan, sehingga terdampar di sejumlah tempat. Salah satunya di lokasi wisata Army Dock, Desa Pandanga, Kecamatan Morsel.

Berdasarkan pantauan jurnalis media ini di lokasi objek wisata, kapal tersebut sudah beberapa tahun berada di atas pasir dengan kondisi yang memprihatinkan.

“Ada sekitar 3 kapal, satunya ada di daerah Juanga, satu di Army Dock, satunya lagi di Kampung Lian Yayasan, satunya lagi tidak tahu di mana, kalau digabungkan nilainya milyaran rupiah,” ungkap salah satu pengunjung Army Dock kepada jurnalis media ini.

Ia mengaku, kapal tersebut sudah beberapa tahun terdampar di lokasi Army Dock dan menjadi perhatian warga lantaran posisi kapal berada di lokasi wisata.

“Memang so lama kapal itu di Army Dock, dia pe mesin tidak ada, fasiltas kapal lainnya juga sudah tidak ada, bahkan bodinya sebagian sudah rusak karena tidak terawat. Informasinya kapal itu tidak bisa dipakai mancing karena speknya tidak sesuai, pemakaian BBM nya besar, lalu biaya perawatannya tidak ada,” akunya.

Ia menyayangkan bantuan kementerian itu dibiarkan rusak. Sementara harapan kementerian sudah pasti bisa digunakan untuk kepentingan daerah termasuk masyarakat Morotai.

Sementara, Kadis DKP Morotai, Dr Yoppy Jutaan ketika dikonfirmasi soal rusaknya kapal itu mengaku tidak bisa memberikan komentar masalah itu. Namun, karena pertanyaan wartawan sehingga yang bersangkutan kembali menjelaskan.

“Kalau itu pak asisten 1 (Muhlis Baay) bisa Kase keterangan, tapi menurut penjelasan pak As, kapal itu dipakai saat kegiatan Sail untuk mancing, saya sudah lihat kapal itu (rusak),"akunya.

Ia menambahkan, untuk memperbaiki tiga kapal membutuhkan anggaran. Hanya saja pada 2023, Pemda Morotai tidak menganggarkannya.

"Kami rehab Tiga armada itu butuh biaya, kalau anggaran mencukupi akan perbaiki, anggaran 2023 itu tidak ada. Saya sendiri juga dari struktur APBD Morotai, kami bangun perikanan alokasi 1 persen bikin armada 20 unit, 30 mesin sudah habis tu anggarannya,” pungkasnya.

Komentar

Loading...