poskomalut.com
baner header

TTP ASN Pemkot Ternate “Kuras” APBD Rp. 80 Miliar

Pegawai Dinkes Dapat Lebih Besar

TERNATE-PM, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate mengalokasikan anggaran Rp. 80 miliar dari APBD Kota Ternate 2020, guna membayar Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) ASN di lingkungan Pemkot selama satu satu.

Hal ini disampaikan Plh Sekda Kota Ternate, Thamrin Alwi pada Posko Malut, Selasa (18/02/2020). Menurutnya, anggaran Rp. 80 miliar yang dialokasi Pemkot Ternate untuk membayar TTP ASN. Namun, tidak semua ASN mendapat nominal yang sama, ada beberapa ASN yang bekerja di SKPD tertentu mendapatkan TTP lebih besar, sesuai beban kerja. Salah satunya ASN di Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Sebenarnya, TTP di bulan ini sudah dibayarkan, tapi dikaji kembali sesuai dengan beban kerja di OPD terkait, semisalnya Dinas Kesehatan. Dan Dinas ini akan diberikan tunjagan lebih tinggi dibadingkan OPD yang lain,” kata Tamrin Alwi.

Menurutnya, bukan hanya Dinas Kesehatan, melainkan Dinas yang beban kerja lebih tinggi. Karena, Pemerintah harus adil dalam pemberi TTP kepada ASN di masing-masing Dinas.

“Jangan cuman duduk dalam ruangan dengan Ac pendingin lalu Dinas yang memiliki beban kerja tinggi, tunjangannya sama, maka harus di kaji kembali,” jelasnya.

Anggaran Rp. 80 miliar ini, kemungkinan tidak terpakai habis, karena akan dilihat lagi sesuai kehadiran ASN, jika kehadirannya berkurang, maka akan dipotong tunjangan mereka perbulan.

“Contohnya, terlambat apel dipotong 1 atau 2 persen, belum lagi disiplin lainnya,” ungkapnya.

Lebih jauh mantan Kepala Dinas Perhubungan ini menuturkan, pemerintah mengakomudir anggaran TTP dengan tujuan meningkatkan kedisiplinan dan kinerja. Terkait dengan hal ini, maka pemerintah akan melakukan sosialisasi kepada penerima TTP, agar mereka bisa mengetahui system yang akan diterapkan oleh pemerintah Kota.

 “Masa ASN tidak apel pagi kita samakan dengan ASN yang disiplin dalam bekerja,” tandasnya. (cha/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: