Wali Kota Ternate: Penarikan Pajak Galian C Sesuai Perda

Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman

TERNATE-PM.com, Meskipun keberadaan Galian C di Kota Ternate saat ini lagi dipolemikan, karena diduga tidak mengantongi IUP. Namun, Wali Kota Ternate Burhaan Abdurahmman, mengaku, penarikan pajak Galian C  yang dilakukan Dinas Pengelolaan Pajak dan Retribudi Daerah  (P2RD), sudah sesuai Peraturan Daerah (Perda).

“Setiap pengutan pajak yang dilakukan P2RD pasti punya dasar. Tidak mungkin pungutan pajak dilakukan tanpa ada dasar," ungkap Walikota Ternate pada Posko Malut, Rabu (12/02/2020).

Ketika disentil galian C yang tidak
memiliki izin, tapi dilakukan pungutan pajak. Orang nomor satu di Kota Ternate
ini menyebutkan, pengurusan izin dan penarikan pajak dilakukan dua intansi yang
berbeda, meskipun sudah ada koordinasi. Bahkan, berdasarkan pemeriksaan dan
rekomendasi BPK secara administrasi, tentang pungutan pajak galian C, maka
Pemkot lakukan pemungutan pajak.

“Yang jelas, bahwa BP2RD melakukan
pungutan pajak galian C sesui dengan peraturan daerah, tentang pendapatan
tentang pajak. Landasan yang digunakan penagihan berdasarkan  Perda UU
retribusi pajak dan daerah," tuturnya.

Dari hasil pendapatan yang dikelolah
P2RD itu lah, yang dipakai untuk kegiatan-kegiatan pembangunan program
pemerintah.

"Jadi potongan dilakukan saat pencairan, perhitungannya berapa bahan galian, jadi penghitungannya barapa banyak bahan galian C itu yang dihitung berdasarkan tarif perda yang ada," akhirnya, sembari menambahkan, dalam waktu dekat bakal memanggil Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kepala P2RD Kota Ternate. (cha/red)

Komentar

Loading...