SOFIFI-pm.com, Terhitung sejak tujuh bulan terkahir, gaji guru Honor Daerah (Honda) tak kunjung dibayarkan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara (Dikbud Malut).
Molornya penyaluran hak para guru honor sejak Januari-Juli 2023 pun disorot Anggota Komisi IV DPRD Malut, Abdul Malik Sillia. Ia menegaskan, Dikbud sudah seharusnya membayar gaji Honda, karena anggarannya tersedia.
“Anggarannya kan sudah siap, maka segera dibayar. Tidak ada alasan lain, hak orang kok ditahan,” ungkapnya kepada awak media, Kamis 6 Juli 2023.
Malik menilai, alasan Dikbud belum bayar gaji Honda lantaran belum masuknya Pendapatan Asli Daerah (PAD)sangat tak masuk akal. Sebab menurutnya dia, urusan PAD merupakan tupoksinya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Malut.
“Itu bukan ranahnya Dikbud. Urusan PAD bagian keuangan. Dikbud jangan mengada-ngada, salah masuk kamar itu,” cetusnya.
Sekretaris Wilayah PKB Malut ini menekankan bahwa pihaknya tidak membiarkan masalah ini berlarut-larut. Sehingga itu, sebagai mitra kerja, komisi IV bakal memanggil pihak dinas.
“Kami tidak mungkin melepas mitra komisi IV begitu saja. Setiap saat satu kali dua puluh empat jam kami kawal. Apalagi menyangkut hak-hak guru,” tandasnya.
Terpisah, Sekretaris Dikbud Malut, Fahmi Alhabsy, saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan hingga berita ini dipublis.

Tinggalkan Balasan