TERNATE-pm.com, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate tahun ini hanya mendapat realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar Rp7,9 miliar. Angka ini berkurang dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp16 miliar lebih.
Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perencanaan Disdik Kota Ternate, Mahmud Samad mengatakan menurunnya realisasi DAK 2023 disebabkan data dapodik setiap sekolah di Kota Ternate kurang valid.
“Bantaun apapun baik itu dana bos maupun DAK tidak melalui pengusulan, tapi ditarik langsung dari dapodik sekolah,” ungkapnya saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Selasa (31/1/2023).
Mahmud menerangkan, kegiatan fisik 2023 diprioritaskan pada 6 Sekolah Dasar (SD), 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 2 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Untuk item pekerjaannya bervariasi baik dari pembangunan ruangan baru dan renovasi bangunan. Lanjutnya, proses pekerjaan dimulai pada April 2023 yang dikerjakan pihak ketiga. Terget pekerjaan sendiri, kata dia sebelum akhir tahun sudah mesti diselesaikan.
Dirinya menyebut, dari sejumlah pekerjaan yang masuk dalam prioritas, terdapat tiga sekolah dari dua kecamatan terluar seperti Hiri dan Moti. Yakni SMP N 10 Hiri serta SD 71 dan SD 73 di Moti.
“Untuk 2023, Insha Allah sekolah-sekolah ini tidak lagi mengalami pergesaran,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan