SOFIFI-pm.com, Ratusan siswa-siswi SMK Negeri 1 Kota Ternate kembali berunjuk rasa, Senin (13/2/2023).
Ratusan pelajar itu berunjuk di halaman sekolah sekira pukul 11:15 WIT buntut dari aksi pertama yang tidak ditindaklanjuti.
Para pelajar di salah satuh sekolah jurusan ternama itu membawa pamflet bertuliskan, “Dimanakah Fasilitas, Kami Menolak Kebijakan Pimpinan”.
Informasi yang diterima, Kepsek SMK 1, Nurdjana Tahir Junus diduga melarang murid-muridnya menggunkan fasilitas sekolah, namun perintahkan para guru untuk terus menagih uang SPP kepada para siswa-siswi.
“Unjuk rasa ini yang kedua kalinya karena aksi yang pertama tidak sesuai ekspetasi alias tidak ada respon,” kata salah satu siswa yang enggan disebut namanya.
Selain itu kata dia, tuntutan aksi ini sama halnya yang pertama yakni soal fasilitas, seperti Wifi, AC, CCTV dan sejumlah fasilitas lainnya.
Ditanyai menyangkut aksi ini apakah sudah respon dari Kepsek, dirinya mengaku tidak ada. Namun, ada pihak dinas pendidikan dan inspektorat yang turun memantau.
“Kepsek tidak ada tadi, tapi ada pihak dinas pendidikan dan tim inspektirot yang turun,”ucapnya.
Ia menerangkan, tuntutan fasilitas itu harus secepatnya diakomodir karena kewajiban siswa sudah penuhi. Lanjutnya, lalu dimanakah uang SPP yang sudah dipenuhi siswa-siswi.
“Kewajiban kami sudah terpenuhi, bahkan ketika teman-teman siswa yang terus menurus ditagih sampai orang tua siswa juga memenuhi itu tapi fasilitas tidak memadai,” kesalnya.
Bahkan menurutnya, siswa-siswi tahu bahwa anggaran fisilitas itu dirancang dalam setahun sekali, namun sekolah punya SPP dan dana BOS untuk dipergunakan untuk menunjang fasilitas.
“Harapan kami bahwa aksi ini punya hasil yang baik karena tadi juga ada janji dari pihak dinas pendidikan, bahwa hari ini ada putusan dan semoga putusannya bisa menyenangkan yang tidak merugikan salah satu pihak, sehingga kita semua bisa merasakan dan kalaupun putusannya tidak sesuai dengan ekspetasi berarti akan ada aksi lanjutab,” harapnya.
Sementara itu, Kepsek SMK 1 Kota Ternate dalam upaya dikonfirmasi wartawan tidak berada di ruangannya.


Tinggalkan Balasan