LABUHA-PM.com, Sebagai salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di Provinsi Maluku Utara, Halmahera Selatan sangat membutuhkan sumber daya manusia di bidang kesehatan untuk meningkatakn pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.
Tercatat dari 30 kecamatan dan 249 desa terdapat 1 rumah sakit umum, 32 puskesmas serta polindes yang tersebar di daratan serta Kepulauan Halmahera Selatan. Ini tentu membutuhkan tenaga kesehatan, baik dokter, bidan serta perawat. Salah satunya, Puskesmas Indari Kecamatan Bacan Barat.
Ruthenora Simanjuntak, saat ditemui poskomalut.com, pada saat pagelaran pembukaan TMMD ke-112 di Desa Indari mengutarakan, Puskesmas Indari sendiri masih memiliki sejumlah kekurangan tenaga medis (perawat). Untuk itu, dirinya meminta kepada pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Halsel dapat mengakomodir penambahan petugas medis, khususnya perawat dalam membantu tugas-tugas pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, khususnya di Kecamatan Bacan Barat.
“Kami di Puskesmas Indari tenaga medisnya kisaran 20 orang, diantaranya; kepala puskesmas, 5 orang bidan, 3 perawat dan 1 dokter umum. Sisanya sarjana kesehatan masyarakat, kesling dan juga gizi,” ujar dokter umum asal Batak kepada media ini, Rabu (15/9/2021).
Dirinya menambahkan, berprofesi sebagai seorang dokter tentu tugas dan tanggung jawab melayani masyarakat terpenting dalam hidup setiap petugas nakes.
“Tentu kami melayani dengan setulus hati, agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang jauh lebih baik, karena ini merupakan tugas kami,” tukasnya. (Bar/red)

Tinggalkan Balasan