MOROTAI-PM.com,  Taman kota Daruba yang dibangun di masa kepemimpinan Bupati Morotai Rusli Sibua, saat ini sangat memprihatinkan. Mengapa tidak, taman yang menjadi kebanggaan masyarakat Morotai lantaran menjadi ikon Morotai itu tidak lagi terurus. Misalnya, kolam air mancur yang ada di dalam taman sudah lama tidak lagi dialiri air, bak dan lantai  yang menampung air mancur juga sudah retak, termasuk taman yang dikelilingi bunga itu juga tidak terurus.

Paling parah adalah dua menara sebelah kiri dan kanan taman yang terletak di depan itu juga rusak parah dan membahayakan masyarakat lantaran terancam roboh.

“Taman ini dia punya bangunan so retak samua, yang kita takut itu dua tiangnya yang ada patung burung itu, takut dia rubuh, karena beton semennya so jatuh dan besi cor so terlihat semua,” kata Ferat satu warga saat ditemui di taman Kota Daruba, Rabu (16/12/2020).

Dengan melihat ini, dirinya meminta agar Pemda Morotai segera melakukan perbaikan karena ini terkait ikon Morotai. Terkait itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulau Morotai, Anwar Marasabessi, mengaku, bahwa soal taman kota, dirinya tidak bisa berbuat banyak, sebab, tidak ada anggarannya.

“Tong internal so baku bahas, karena masalahnya dia punya anggaran tarada, tiang yang kiri kanan itu. Saya so suru di  kepala bidang nanti kalau boleh lapor ke Bupati,”ujarnya.

Anwar juga merasa cemas dengan kondisi dua menara itu karena sudah rusak dan suatu waktu bisa roboh”Jangan tiba-tiba ada orang di bawa kong dia rubuh. Biar perbaiki tidak sebagus apa yang penting batahan dulu, saya sudah kasi tau di Kepala Bidang itu kalau boleh coba sampaikan ke Bupati dulu, karena taman so tara layak sudah dan itu waktunya harus renovasi,”ungkapnya dengan nada khawatir.(Ota/red)