poskomalut.com
baner header

PDIP Umumkan 5 Rekom Bapaslon di Malut, Tiga Petahana tak Bisa Taklukkan Banteng

TERNATE-PM.com, Perebutan rekomendasi partai oleh pasangan calon (bapaslon) untuk bisa berkontestasi di pilkada 2020 semakin sengit. Petahana yang dianggap berpotensi kuat bisa merebut rekomendasi partai besar ketimbang bapaslon lain, guna memuluskan langkah mendaftar ke KPU terpaksa “gigit jari”. Seperti dialami tiga petahana yang berkontestasi di pilkada di tiga kabupaten.

Petahana Bahrain Kasuba yang kembali maju di pilkada Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Hendrata Thei di Kabupaten Kepulauan Sula dan Alion Mus di Kabupaten Pulau Taliabu. Ketiga petahana ini tidak bisa menaklukan Banteng, sehingga harus rela jika rekomendasi partai pimpinan Megawati Soekarno Putri ini jatuh ke kandidat lain.

Ini disampaikan Ketua Umum DPP PDI-P, Megawati Soekarno Putri, saat membacakan rekomendasi PDI-P tahap III di Kantor DPP PDI-P di Jakarta, Selasa (11/08). Untuk pilkada kabupeten kota di Provinsi Maluku Utara, dari 6 kabupaten, DPP PDI Perjuangan baru mengumumkan lima rekomendasi bapaslon mines Kabupaten Halmahera Timur.

Kelima rekomendasi itu di antaranya Kabupaten Halmahera Barat, Danny Missy-Imran Lolori, Kabupaten Halmahera Selatan, Usman Sidik-Hasan Ali Bassam, Kabupaten Halmahera Utara Joel Wagono-Said Badjak, Kabupaten Kepulauan Sula Fifian Adeningsih Mus-Saleh Marasabessy dan Pulau Taliabu Muhaimin Syarif-Safrudin Mohalisi. Sekretaris PDI Perjuangan Malut, Asrul Rasyid Ichsan, saat dikonfirmasi via telephone, Selasa (11/08) mengatakan, meski rekomendasi yang diberikan belum dalam bentuk B.1 KWK, tetapi sudah final.

“Nanti menjelang tahapan pendaftaran para pasangan calon ini akan dipanggil dan diserahkan rekom dalam bentuk B.1 KWK,” ungkapnya.

Ditanya soal rekomendasi untuk bapaslon Haltim, dia mengungkapkan akan dijadwalkan pada tahap 4 yang rencananya akan diumumkan pada 17 Agustus 2020 atau akhir Agustus. “Pastinya untuk Haltim ini sudah ada dua bapaslon yang menguat akan mendapatkan rekomendasi PDI Perjuangan, yakni pasangan M. Abdu Nasar-Aziz Azajat dan Hi Thaib Jalaludin-Noverius Bulango,” sebutnya.

Sementara di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dengan terbitnya rekomendasi ke bapaslon Joel Wagono-Said Badjak (JOS), asa bapaslon Herianto Tantri – Kasman Hi. Ahmad (Cun-Kasman) untuk bertarung di pilkada Halamhera Utara pupus sudah, karena pasangan ini tidak akan memenuhi syarat dukungan partai untuk bisa mendaftar ke KPU Halut.

Apalagi, beberapa partai yang memiliki kursi di parlemen sudah memberikan rekomendasi ke kandidat petahana Frans Manery-Muhlis Tapi Tapi (FM-Mantap) dan Joel Wagono-Said Badjak (JOS). FM-Mantap sendiri telah mengantongi rekomendasi Demokrat dengan perolehan kursi 4, Hanura 2, NasDem 2, Golkar 3, Perindo 1 dan PKPI 3. Total 15 kursi yang sudah melebihi batas syarat mendaftar ke KPU, yakni 5 kursi.

Untuk bapaslon Joel Wagono-Said Badjak (JOS), juga telah mendapatkan PKB 3 kursi dan PDI P 3, total 6 Kursi. Sedangkan Cun-Kasman hanya memperoleh rekomendasi PPP 1 kursi, Gerindra 1 dan PAN 1. Masih ada satu partai yang belum memberikan rekomendasi yakni Berkarya 1 kursi. Meskipun Berkarya memberikan rekomendasi kepada Cun-Kasman, tetap saja bapaslon ini tidak memenuhi syarat untuk bisa mendaftar ke KPU.

Jika dilihat dari dukungan partai politik ini, pilkada di Kabupaten Halamhera Utara nanti hanya akan ada dua kandidat yang berkompetisi, yakni FM-Mantap dan Joel Wagono-Said Badjak.
Ketua DPC PDI P Halut, Inggrit Paparang, menegaskan kepada seluruh kader tingkat ranting di 17 kecamatan se Kabupaten Halut wajib memenangkan JOS pada Pilkada 2020. “Bersama PKB akan membentuk tim pemenang JOS hingga tingkat desa. Kita akan gerakkan tim yang telah dibentuk dari kabupaten hingga tingkat desa menyambut kemenangan JOS,” singkatnya. (agh/mar)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: