poskomalut.com
baner header

Bentuk KALIBER di Delapan Kecamatan Kota Ternate Butuh Rencana Matang

TERNATE-PM.com, Pembentukan Kampung Pemilu Bermartabat (KALIBER) adalah sebuah kampung/kelurahan yang didambakan menjadi kawasan penyelenggara pemilihan secara bermartabat.

Disinilah segala proses pemilihan berlangsung secara terbuka, yang dimulai dari keterbukaan penyelenggara pemilu dalam menginformasiakan setiap tahapan pemilu kepada warga, ungkap Koordinator Defisi Pengawasan Bawaslu Kota Ternate, Rusli Saraha kepada poskomalut.com, Jumat (14/2/2020).

Sampai saat ini, pembentukan kampung KALIBER sudah ada langkah yang dilakukan oleh jajaran Panwascam dengan stake holder kecamatan dan kelurahan.

“didalam rapat itu ada bentuk kesepakatan bersama jajaran Panwascam dan perangkat di tiap-tiap kelurahan dalam rangka mendukung kampung KALIBER,” ungkap Rusli

Rusli menjelaskan, secara kelembagaan Bawaslu sudah bertemu dengan Walikota Ternate untuk meminta dukungan dari pemerintah kota.

“Dalam pertemuan kemarin pemkot mendukung gagasan bawaslu untuk pembentukan kampung KALIBER dan skarang tingal kita siapkan beberapa langkah untuk louncinya,” jelasnya.

Terkait dengan louncing kampung KALIBER akan diadakan rapat bersama SKPD terkait dalam hal ini pemerintah Kota Ternate, Kesbangpol, Bappeda, Camat dan pihak kelurahan yang berpotensi menjadi basis KALIBER itu.

“Pasca rapat itu kita sudah bisa tentukan pelaksanaan louncing. untuk itu kami menargetkan akhir Februari atau awal bulan Maret itu suda ada proses louncinya,” kata Rusli.

Ia beraharap sesudah louncingnya KALIBER ada agenda-agenda yang lebih intens dilakukan jajaran Bawaslu, terutama Panwascam dan PPL di basis-basis KALIBER.

“Agar supaya adanya partisipasi bersama masyarakat sehingga mereka ingin menjadikan penyelengaran pemilu dibasis-basis kelurahan sebagai contoh pelaksanaan demokrasi yang baik, pemilu tanpa kekerasan, pemilu tanpa politik uang kemudian pemilu atau pilkada tampa ada kecurangan,” tutupnya. (Ris/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: