MOROTAI-pm.com, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pulau Morotai, Giscard Kroons mengungkapkan, pihaknya berhasil merealisasi Delapan program khusus di bidang kesehatan.
Keberhasilan dalam mendorong kesehatan itu membuat banyak penghargaan dari pemerintah pusat.
Delapan keberhasilan yang dicapai Pemda Morotai di bidang kesehatan itu diantaranya, penghargaan Universal Healt coverage (UHC) 2023 dari pemerintah pusat. Di mana penghargaan ini diberikan sudah Tujuh tahun berturut-turut, sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program JKN.
Selain penghargaan UHC, Kabupaten Pulau Morotai juga meraih sertifikat Eradikasi Frambusia (EF) sebagai daerah bebas frambusia 2023 dari Kemenkes RI. Ditambah lagi kabupaten yang menghadap laut pasifik itu meraih 10 kabupaten/kota terbaik dalam pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal 2023 oleh Kemenkes RI. Kabupaten Pulau Morotai juga meraih sertifikat bebas malaria dari Kemenkes RI.
“Kabupaten pulau morotai juga termasuk daerah dengan Indeks Keluarga Sehat (IKS) tertinggi se-Provinsi Maluku Utara 2003. Dan, jumlah desa merai sertifikat Open Defecation Free (ODF) atau desa stop buang air besar sembarangan sebanyak 20 desa. Serta sebanyak Empat puskesmas di Morotai merai sertifikat akreditasi paripurna dari kemenkes RI,”ungkap Giscard.
Ia juga menyentil soal rumah sakit yang baru. Yakni Rumah Sakit Pratama Mudafar Sjah adalah rumah sakit umum yang menyediakan pelayanan perawatan kelas III untuk peningkatan akses bagi masyarakat yang paling sedikit menyelenggarakan pelayanan medik umum, gawat darurat, keperawatan, laboratorium pratama, radiologi, farmasi serta memberikan pelayanan medik spesialistik dasar.



Tinggalkan Balasan