TIDORE-pm.com, Sebanyak 50 ASN di Lingkup Kota Tidore Kepulauan dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), di Hotel Ayu Lestari, Ternate, Rabu (24/4/2024).

Kegiatan tersebut atas kerja sama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan ini dibuka secara resmi Plt. Gubernur Provinsi Maluku Utara diwakili Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Miftah Baay.

Adapun peserta pelatihan kepemimpinan ini terbagi atas dua kelas. Yakni kelas A Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dengan jumlah peserta sebanyak 29 orang. Kelas B Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dengan jumlah peserta sebanyak 21 orang.

Miftah mengatakan, kualitas dan kapasitas kepemimpinan merupakan fitur pokok yang wajib dimiliki sumber daya manusia dalam organisasi.

SDM memadai akan melengkapi diri dengan pelatihan kepemimpinan lebih dari sekedar proses prosedur dan adminitrasi dalam karir, pelatihan administrator menjadi sarana untuk mengembalikan organisasi kepada nilai-nilai ideal ketika menjadi diviasa praktik dalam kesehariannya.

“Pelatihan kepemimpinan administrator bertujuan untuk pengembangan kompetensi kepemimpinan agar dapat membentuk pemimpin sektor publik yang mampu menginiasi dan mengelola perubahan yang diharapkan tidak hanya perubahan pada aspek kognisi, namun juga aspek afeksi dan kepemimpinan konsekuensi dari tuntutan tersebut, membawa implikasi terhadap pembenahan atau reformasi yang dilakukan oleh Lembaga,” tutur Miftah.

Mewakili bupati, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Halmahera Timur, Nurdin Hadi dalam sambutannya mengatakan, penyelenggaran itu bertujuan untuk menghasilkan pemimpin yang memiliki kompetensi kepemimpinan manajemen kinerja untuk memenuhi standar kompetensi manajerial administrator.

“Pelatihan ini diharapkan, peserta menjadi pemimpin yang memiliki Kompetensi Kepemimpinan Kinerja sebagai kompetensi manajerial, untuk menjamin terlaksananya akuntabilitas Jabatan Administrator dan kemampuan dalam memimpin pelaksanaan kegiatan pelayanan public sesuai SOP serta terselenggaranya peningkatan kinerja secara berkesinambungan,” ungkap Nurdin.

Mewakili wali kota, Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam mengatakan, dengan adanya pelatihan diikuti beberapa pejabat eselon III membuktikan bahwa salah satu misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore pada periode kedua ini, penguatan SDM berjalan dengan baik.

“Tentunya juga dengan adanya pelatihan kepemimpinan administrator ini, kami mengharapkan akan menghasilkan pejabat yang berinovasi, memiliki kinerja yang baik, bertanggungjawab dalam melayani masyarakat serta tentunya akan mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat Kota Tidore Kepulauan yang sudah menjadi cita-cita kita bersama dalam tugas dan pengabdian,” tutur Abdul Hakim.

Pelatihan kepemimpinan administrator ini dilaksanakan selama 108 hari kerja dimulai dari 15 Maret 2024 hingga 17 Juli 2024. Pelatihan ini menggunkan metode Belended Learning dengan struktur kurikulum sesuai agenda telah disusun.